Langsung ke konten utama

Fraksi PKS DPRD Majalengka: Soroti Piutang Pajak hingga Keberpihakan Anggaran Pelayanan Publik

MAJALENGKA — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka kembali digelar dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) sekaligus Anggota Komisi II DPRD Majalengka, Abid Ubaidillah, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait efektivitas anggaran dan pelayanan masyarakat.

Dalam pembukaannya, Abid mengajak jajaran DPRD dan Pemkab Majalengka untuk merenungi maraknya bencana alam di Indonesia dengan mengutip QS. Ar-Rum ayat 41 sebagai pengingat untuk menjaga lingkungan.

Selain itu, F-PKS juga memberikan ucapan memperingati Hari Literasi Internasional (8 September) dan Hari Olahraga Nasional (9 September) sebagai sarana mendorong masyarakat Majalengka yang makin kritis, sehat, dan produktif.

Fraksi PKS menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah menyusun Perubahan APBD 2026 di tahun kedua masa pemerintahannya. PKS mendukung prioritas pembangunan daerah tahun ini yang berfokus pada pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan peningkatan pelayanan publik.

Namun, PKS mengingatkan agar target dan program yang dirancang tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan benar-benar menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PKS menyampaikan beberapa masukan dan pertanyaan terkait kondisi keuangan daerah:

  1. Penanganan Piutang Daerah dan PBB: PKS menyoroti kenaikan PAD yang dinilai belum optimal (hanya naik Rp24,41 miliar) sementara nilai piutang daerah mencapai Rp219,63 miliar—mayoritas berasal dari piutang PBB sebesar Rp188,66 miliar. PKS menyayangkan adanya pengurangan anggaran untuk pemutakhiran data dan penagihan pajak, serta meminta Pemkab menyusun peta jalan penagihan piutang yang jelas.

  2. Kinerja BUMD dan Pendapatan Daerah: Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mengalami penurunan 11,57% (menjadi Rp9,025 miliar). PKS mendorong adanya strategi diversifikasi untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah lainnya.

  3. Lambatnya Realisasi Belanja Modal: PKS mempertanyakan rendahnya realisasi Belanja Modal yang baru mencapai 19,52% per 31 Juli 2026 dari total anggaran Rp214,026 miliar. Pemkab diminta menyiapkan langkah percepatan penyerapan hingga akhir tahun.

  4. Kejelasan Rincian Program Pelayanan Dasar: Terkait penguatan pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, dan perlindungan sosial), PKS meminta kejelasan detail alokasi anggaran, target capaian yang terukur, serta mekanisme pengawasannya.

  5. Perhatian pada Bantuan Sosial dan Kelompok Rentan: PKS menyoroti alokasi belanja bantuan sosial yang hanya sebesar 0,11% (Rp3,537 miliar) dari total belanja, serta adanya penurunan anggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial. PKS meminta Pemkab memberikan perhatian lebih kepada masyarakat rentan di tengah kondisi ekonomi saat ini.

  6. Keseimbangan Fiskal Daerah: Adanya kecenderungan penurunan pendapatan (turun 4,87%) yang berbanding terbalik dengan kenaikan belanja (naik 5,04%) sehingga memicu peningkatan defisit, menjadi perhatian PKS agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga.

Mengakhiri pemaparannya, Abid Ubaidillah menyampaikan harapan agar masukan yang diberikan dapat ditindaklanjuti demi perbaikan tata kelola anggaran dan kesejahteraan masyarakat Majalengka. (MF)

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Perkuat Ketahanan Pangan, BPPN PKS Jawa Barat Gelar TFT Duta Tani di Majalengka

  MAJALENGKA – Bertempat di Saung Panganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bertajuk Training for Trainer (TFT) Duta Tani, Sabtu (9/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh peserta dari delapan kabupaten/kota, meliputi Duta Tani DPD PKS dari Majalengka, Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta, hingga Karawang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, Anggota DPR-RI Komisi XII Ir. H. Ateng Sutisna, Ketua BPPN PKS Jawa Barat Budiwanto, Ketua DPD PKS Majalengka sekaligus Wakil Ketua I DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto, Sekretaris DPD PKS Majalengka Abid Ubaidillah, serta Kabid BPPN PKS Majalengka Muhammad Rifa’i. Dalam arahannya, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan , menekankan pentingnya tiga pilar ketahanan dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. "Kita harus...