DPC PKS Majalengka Aktif Turun ke Bawah, Apresiasi Langkah H. Ateng Sutisna Dekatkan Legislator dengan Pemuda
Majalengka - Dewan Pimpinan Cabang DPC PKS Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendekatan langsung kepada masyarakat luas, khususnya kalangan pemuda dan pemudi di Kabupaten Majalengka, melalui berbagai forum dialog dan kegiatan berbasis komunitas.
Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan kegiatan Meet & Greet Muda Mudi Majalengka yang digelar di Buddy’s Coffee, yang menghadirkan Anggota Komisi XII DPR-RI Dapil Jabar IX, H. Ateng Sutisna, bersama unsur pengurus partai daerah serta perwakilan komunitas kepemudaan.
DPC PKS Majalengka menilai, kehadiran langsung legislator di tengah masyarakat merupakan bagian dari pola kerja politik yang semakin terbuka dan responsif terhadap aspirasi publik, khususnya generasi muda yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, H. Ateng Sutisna kembali menekankan pentingnya peran aktif pemuda sebagai motor perubahan sosial di tingkat komunitas, bukan sekadar menjadi penonton dalam dinamika pembangunan.
“Anak muda harus aktif bergerak dan membangun ruang-ruang positif. Masa muda jangan dihabiskan hanya dengan berdiam diri tanpa kontribusi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa penguatan komunitas menjadi kunci dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta daya saing generasi muda di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.
Menurutnya, transformasi sosial yang nyata justru sering lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekitar.
“Mulailah dari hal-hal sederhana di lingkungan sekitar. Bangun komunitas, hidupkan kegiatan kreatif, dan jadilah penggerak di daerah masing-masing,” ujarnya.
DPC PKS Majalengka dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas ruang interaksi langsung dengan masyarakat, tidak hanya melalui agenda formal, tetapi juga pendekatan komunitas yang lebih cair dan partisipatif.
Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat kedekatan antara struktur partai, wakil rakyat, dan masyarakat akar rumput, sekaligus memastikan aspirasi pemuda Majalengka terserap secara langsung dalam proses pembangunan daerah.
Forum dialog tersebut berlangsung dinamis dengan keterlibatan aktif berbagai komunitas kepemudaan, dan diharapkan menjadi model penguatan komunikasi politik yang lebih terbuka, inklusif, serta berorientasi pada pengembangan generasi muda di Majalengka.




Komentar
Posting Komentar