Langsung ke konten utama

Pasien Antre Mengular, Kang Dehan Minta Manajemen RSUD Cideres Segera Evaluasi!


MAJALENGKA – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres tengah menjadi sorotan hangat. Pasalnya, tumpukan antrean pasien, terutama di bagian penyakit dalam, dikeluhkan warga karena memakan waktu tunggu yang cukup lama.

Kondisi ini terpantau langsung pada Selasa (14/04/2026), di mana deretan warga tampak mengantre panjang demi mendapatkan layanan kesehatan. Hal ini pun langsung mendapat respons tegas dari Gedung DPRD Kabupaten Majalengka.

Wakil Ketua I DPRD Majalengka, Deden Hardian Narayanto—yang akrab disapa Kang Dehan—menegaskan bahwa manajemen rumah sakit tidak boleh tinggal diam. Ia meminta pihak RSUD Cideres segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sistem pelayanan mereka.

“Pelayanan kesehatan itu prioritas utama. Manajemen harus segera mengevaluasi dan memperbaiki sistem yang ada, khususnya di bagian yang sering terjadi penumpukan pasien seperti penyakit dalam,” tegas Kang Dehan saat ditemui di gedung dewan.

Menurut Kang Dehan, perbaikan ini sangat krusial untuk mendukung visi pemerintah daerah. “Kita ingin mewujudkan ‘Majalengka Langkung Sae’. Bagaimana bisa tercapai kalau pelayanan dasarnya saja masih dikeluhkan masyarakat? Ini harus segera dibenahi,” tambahnya.

Merespons kritikan tersebut, pihak manajemen RSUD Cideres mengakui adanya kendala pada hari tersebut. Antrean panjang terjadi lantaran dokter spesialis yang bertugas harus melakukan tindakan operasi darurat dan kunjungan pasien (visit) di ruang perawatan, sehingga jadwal praktik di klinik rawat jalan sempat tertunda.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya para pasien, atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini, permasalahan tersebut tengah kami evaluasi secara mendalam agar ke depannya pelayanan bisa lebih cepat dan efisien,” ungkap perwakilan manajemen RSUD Cideres.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan terima kasih atas fungsi kontrol yang dijalankan masyarakat serta unsur legislatif melalui Kang Dehan. Kritik tersebut dianggap sebagai penyemangat untuk berbenah.

“Kritik ini menjadi motivasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, sejalan dengan komitmen mewujudkan visi misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati untuk Majalengka yang lebih hebat,” tutupnya.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...