Langsung ke konten utama

Enam Kemampuan yang Harus dimiliki Kader PKS

Bandung,  – Seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus berbenah. Untuk itu seluruh kader PKS didorong supaya memiliki enam kemampuan. Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu saat membuka Rakorwil PKS Jawa Barat pada Sabtu (30/1) di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat.

“Supaya bisa berkhidmat kepada rakyat dengan baik, setidaknya kita harus memiliki enam kemampuan. Pertama, kita harus memiliki kemampuan mengelola organisasi. Kader-kader kita harus dimaksimalkan potensinya,” buka Ahmad Syaikhu.

Kemampuan kedua yang harus dimiliki oleh kader PKS, menurut Ahmad, adalah kemampuan menyediakan stok pemikiran atau ide. Hal ini harus dipersiapkan sejak saat ini. Ia mengajak kader PKS yang tersebar di seluruh Indonesia bisa menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Ketiga, kita harus memiliki kemampuan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Lakukan optimalisasi bidang-bidang yang ada pada struktur kita. Semangatnya harus dengan semangat kebaikan, bukan sebaliknya,” lanjutnya.

Ahmad Syaikhu juga berpesan supaya kader PKS meningkatkan kemampuan menjaga hubungan dengan Allah. Ia berpendapat bahwa kerja-kerja yang dilakukan untuk masyarakat harus ditopang dengan kondisi ruhiyah yang baik. Dengan kondisi ruhiyah yang baik, kader PKS diharapkan memiliki kemampuan yang kelima, yaitu menjadi teladan kebaikan bagi masyarakat.

“Terakhir, kita juga harus memiliki kemampuan untuk menjaga kewaspadaan. Tetap berhati-hati dalam bertindak. Dan tidak semua hal perlu kita obral kepada masyarakat,” pungkasnya. (DLS/jabar.pks.id)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...