Langsung ke konten utama

Kisah Ibrahim...| By @ludwinardi

PKSMajalengka - Kisah Ibrahim adalah sebuah petunjuk...Petunjuk bagaimana kita seharusnya mencari jalan menuju Robb-nya demi bersemayam dalam diri akan hidayah-Nya...

Renungilah proses bagaimana Ia mencari Tuhannya...

Kisah Ibrahim adalah sebuah panduan...

Panduan kita dalam rangka melawan thogut-thogut dan sesembahan dunia yang meracuni...

Perhatikanlah bagaimana Ia menghancurkan berhala-berhala sesembahan umatnya pada masa itu...

Kisah Ibrahim adalah contoh...

Contoh bagaimana sebuah perlawanan yang haq akan selalu berhadapan langsung dengan para pendukung kebatilan...

Lihatlah dengan banyaknya para penentang atas ajaran yang Ia syiarkan...

Kisah Ibrahim adalah anutan...

Anutan tentang eksistensi pendukung kebatilan yang terkadang lahir dari lingkungan terdekat...

Ingatlah bahwa penentang pertama ajaran yang Ia bawa adalah bapaknya sendiri...

Kisah Ibrahim adalah ikhtibar...

Ikhtibar tentang pertolongan Allah yang pasti akan datang terhadap para pendukung dan pembela agama-Nya...

Catat bagaimana Ia terselamatkan dari panasnya api yang membakar tubuhnya...

Kisah Ibrahim adalah sebuah pengajaran...

Pengajaran taqwa dan kepatuhan akan sebuah ketetapan Robb-nya...

Tafakuri bagaimana Ia; istri dan anaknya menerima dan menjalankan perintah yang datang dari Robb-nya...

Kisah Ibrahim adalah pedoman...

Pedoman akan arti sebuah kesabaran dan keikhlasan dalam upaya menjalankan perintah-perintah-Nya...

Lihat bagaimana lapangnya Ia; istri dan anaknya menjalankan perintah Tuhannya kepada mereka...

Kisah Ibrahim adalah hikmah...

Hikmah terbaik dalam mengusahakan sesuatu secara maksimal...

Perhatikan bagaimana usaha istrinya mencari air yang berlari diantara dua bukit dalam cekikan panasnya gurun pasir...

Kisah Ibrahim adalah nasihat...

Nasihat bagaimana istri dan anak menjadi pendukung utama dalam ketaatan kepada Sang Khalik...

Dengarkan perkataan mereka (istri dan anaknya): "kalau memang itu adalah atas perintah Tuhanmu, maka lakukanlah..."

Kisah Ibrahim adalah sebuah pelajaran...

Pelajaran bagaimana kecintaan kepada Robb-nya yang sepatutnya melebihi cinta pada selain-Nya...

Renungi bagaimana cinta pada Robb-nya mengalahkan kecintaan pada istri dan anak tersayangnya...

Kisah Ibrahim adalah sebuah cerminan...

Cerminan bagaimana sebuah pengorbanan itu selayaknya dilakukan hanya kepada Robb-nya semata...

Bahwa Ia meninggalkan istrinya dan prosesi penyembelihan anaknya adalah semata-mata sebentuk ketaqwaan pada Robb Tuhannya...


★★★★★★★
Salam Terbaik,
@ludwinardi
http://ludwinardi.com
--------------------------------------
Sumber : www.pksnongsa.org 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Perkuat Ketahanan Pangan, BPPN PKS Jawa Barat Gelar TFT Duta Tani di Majalengka

  MAJALENGKA – Bertempat di Saung Panganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bertajuk Training for Trainer (TFT) Duta Tani, Sabtu (9/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh peserta dari delapan kabupaten/kota, meliputi Duta Tani DPD PKS dari Majalengka, Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta, hingga Karawang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, Anggota DPR-RI Komisi XII Ir. H. Ateng Sutisna, Ketua BPPN PKS Jawa Barat Budiwanto, Ketua DPD PKS Majalengka sekaligus Wakil Ketua I DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto, Sekretaris DPD PKS Majalengka Abid Ubaidillah, serta Kabid BPPN PKS Majalengka Muhammad Rifa’i. Dalam arahannya, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan , menekankan pentingnya tiga pilar ketahanan dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. "Kita harus...