Langsung ke konten utama

ir. Ridho Budiman Utama : 2016 Ajuan Proposal Masyarakat Harus Masuk RKPD Online

Ridho Budiman saat melakukan reses di Mie SP jl. KH. Abdul Halim Majalengka, Senin (23/2)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ridho Budiman Utama menggelar reses lebih awal di tahun 2015 ini. Pasalnya, Pemprov Jawa Barat akan menghadapi tahun anggaran baru melalui Musrenbang tingkat Provinsi Jawa Barat.

"Jadi Reses I tahun sidang 2015 sengaja dimajukan ke 20-27 Februari 2015 agar bisa menampung aspirasi dari hasil Musrembang," ujarnya di Mie SP Jalan KH. Abdul Halim Majalengka. Senin (23/2).

Menurutnya, hasil jaring aspirasi masyarakat melakui reses untuk tahun anggaran 2016 harus di ajukan melalui RKPD Online, yaitu suatu sistem online untuk menyimpan data usulan berupa proposal dari masyarakat.

"Masyarakat bisa mengaksesnya di situs yang beralamat di http://rkpdjabaronline.jabarprov.go.id," katanya.

Biasanya ajuan dari masyarakat berupa proposal secara manual, akan tetapi untuk tahun anggaran 2016 akan menggunakan sistem online yang mampu menampung data ajuan dari masyarakat sampai tahun 2100.

"Di Provinsi ada server yang mampu memuat usulan sampai tahun 2100, semua masyarakat bisa mengaksesnya", ujar wakil rakyat yang kini duduk jadi Ketua Komisi II.

Setiap tahunnya, provinsi menerima proposal sebanyak 250.000 berkas, sedangkan yang disetujui hanya sekitar 50.000-an. Nasib proposal yang tidak bisa diakomodir akan menjadi sampah, sebab untuk tahun berikutnya harus mengajukan proposal baru. Jadi, menurutnya, dengan sistem online ini semua berkas harus 'di-scan' menjadi file digital dan di-upload ke situs RKPD Online. Kelebihannya, masyarakat tidak harus datang ke provinsi untuk mengantarkan berkas proposal. Ini sangat membantu, terutama untuk daerah-daerah yang jauh dari ibukota provinsi Jawa Barat.

Adapun pengajuan bantuan untuk masyarakat harus terukur penggunaannya, menurut Kang Budi, sapaan akrab Ridho Budiman Utama, usulannya harus berupa pengadaan secara fisik, tidak berbentuk seminar, pelatihan, maupun bantuan modal agar mudah di setujui sesuai dengan peraturan yang ada. (hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...