Langsung ke konten utama

Injury Time, 12 DPC NasDem Majalengka Membelot

MAJALENGKA - Menghadapi momentum Pemilihan Presiden (Pilpres), Partai NasDem di sejumlah daerah bergolak. di wilayah 3 Cirebon selain kota Cirebon, di Kabupaten Majalengka dukungan Nasdem di pilpres juga terbelah. 

Tak tanggung-tanggung, 12 dari 26 DPC menolak keputusan partai yang mendukung Jokowi JK. Mereka mengalihkan dukungannya ke Prabowo Hatta. Pembelotan itu ditegaskan dalam deklarasi lapangan Waringin, Kecamatan Palasah.

Sejumlah DPC yang ikut mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Hatta yakni DPC dari Kecamatan Palasah, Sumberjaya, Jatiwangi, Cigasong, Rajagaluh, Leuwimunding, Sindangwangi, Kadipaten, Majalengka, Dawuan, Bantarujeg Dan Lemahsugih.

Mereka pun membubuhkan tanda tangan dukungan di atas spanduk Prabowo Hatta. Hal itu sebagai bentuk komitmen dan keseriusan mereka mendukung Capres Cawapres yang diusung partai Gerindra, PAN, PKS, Golkar, PPP, PBB dan Partai Demokrat tersebut.

Ketua Dpc Partai Nasdem Kabupaten Majalengka Taufik Nurdin menyebutkan, meskipun secara status mereka merupakan kader partai Nasdem, namun sikap politik kepada pasangan Prabowo Hatta yang muncul dari panggilan hati tak bisa terbendung. Sehingga mereka menyatakan sikap mendukung Prabowo Hatta, apapun konsekuensinya.

“Jika melihat status kader partai Nasdem, kami semestinya mendukung pasangan nomor urut 2. Tapi, panggilan hati kami tak bisa dibohongi bahwa Prabowo lah yang lebih pantas didukung dan dimenangkan untuk jadi Presiden RI Periode 2014 – 2019.” Kata Taufik dibenarkan ketua DPC lainnya.

Menurutnya, alasan mereka mendukung nomor 1 karena menilai sosok Prabowo lebih tegas, dipandang tegas, dan mampu memimpin Indonesia menjadi negara bangkit serta menjelma kembali menjadi Macan Asia.

Alasan lainnya yang mendasari mereka mendukung Prabowo Hatta, karena dari jajaran pengurus DPD tidak pernah ada komunikasi pasca pemilihan legislatif (pileg). Pihaknya kurang tersosialisasikan mengenai arah kebijakan partai di tingkat kabupaten, sehingga mereka lebih memilih capres lain yang menurut pengamatannya lebih pantas didukung.

“Kami tentunya tidak berbicara atas nama pribadi saja, Tapi kader-kader dan mesin partai di jajaran grassroot, terutama di tingkat ranting juga menyuarkan hal yang sama. Sehingga kami tidak bisa membendung ini dan dengan tegas kami nyatakan sikap politik ini, apapun konsekuensinya.” Tegasnya diamini pengurus DPC.

Di tempat yang sama ketua DPC Partai Nasdem Kecamatan Sumbercaya Sunarto menegaskan, lantaran dukungannya berbeda dengan yang diusung partai, tentu pasti ada konsekuensi yang akan diterima. Namun, pihaknya siap menerima apapun sanksi yang akan diberikan. Dengan sikap politik ini, justru pihaknya ingin menunjukan bahwa setiap warga negara punya hak politik yang tidak bisa dipaksakan, walaupun berbeda arah dengan partai.

“Konsekuensinya seperti apa kita siap, walaupun ujungnya kita dipecat dari partai, karena untuk masalah menentukan pemimin bangsa, kita tidak mau lagi berbicara partai dan golongan, tapi harus berani menentukan sikap dengan mendukung pemimpin bangsa yang layak dan mampu membawa negeri ini ke arah yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Majalengka, Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi adanya dukungan yang membelot. Terlebih ke-12 DPC yang dimaksud sebetulnya sudah bukan lagi pengurus Partai Nasdem.

“Mereka sebetulnya sudah bukan pengurus lagi, nanti akan kami evaluasi. Yang jelas jika membelot akan ada sanksi,” ungkapnya singkat. (hrd)  

Sumber: Harian Umum Rakyat Cirebon, Sabtu, 5 Juli 2014. Hal 7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Perkuat Ketahanan Pangan, BPPN PKS Jawa Barat Gelar TFT Duta Tani di Majalengka

  MAJALENGKA – Bertempat di Saung Panganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bertajuk Training for Trainer (TFT) Duta Tani, Sabtu (9/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh peserta dari delapan kabupaten/kota, meliputi Duta Tani DPD PKS dari Majalengka, Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta, hingga Karawang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, Anggota DPR-RI Komisi XII Ir. H. Ateng Sutisna, Ketua BPPN PKS Jawa Barat Budiwanto, Ketua DPD PKS Majalengka sekaligus Wakil Ketua I DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto, Sekretaris DPD PKS Majalengka Abid Ubaidillah, serta Kabid BPPN PKS Majalengka Muhammad Rifa’i. Dalam arahannya, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan , menekankan pentingnya tiga pilar ketahanan dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. "Kita harus...