Langsung ke konten utama

Tanda-tanda Kemenangan Prabowo-Hatta

Oleh Iman Santoso, Lc, MA
(Ketua Pusat Konsultasi Syari'ah Indonesia)

Segala sesuatu itu memiliki tanda-tandanya, demikian juga kemenangan ada tanda-tandanya.  Tanda-tanda kemenangan Prabowo-Hatta adalah sebagai berikut:

1. Gerindra memenangkan pileg dan menempati urutan tiga besar secara nasional. Kenaikan perolehan Partai yang didirikan oleh Prabowo ini melebihi partai lainnya. Sementara PDIP yang disurvei dan diprediksi meraih minimal  27 % jika Jokowi di capreskan sebelum pileg justru hanya meraih 18 %.

2. Prabowo berhasil membangun koalisi tenda besar, koalisi yang didukung oleh PAN, PKS, PPP dan PBB. Bahkan  Golkar yang perolehannya melebihi Gerindra di akhir pendaftaran mendukung pencalonan Prabowo. Demikian juga Demokrat, kemungkinan besar mayoritas pengurus, kader dan simpatisannya mendukung Prabowo.

3. Setelah PKB berkoalisi dengan PDIP, maka capres PKB, yaitu Mahfud MD dan Rhoma Irama memberikan dukungannya ke Prabowo. Bahkan beliau menjadi ketua tim suksesnya. Dan hal ini berpengaruh besar pada dukungan yang masif  para ulama dan tokoh NU ke Prabowo-Hatta.

4. Prabowo-Hatta dalam undian pengambilan nomor urut,  mendapat  nomur urut 1. Sesuatu yang tentu saja diharapkan oleh semua pasangan capres-cawapres.

5. Probowo-Hatta lebih unggul dalam pidato dan berhasil meraih simpatik publik dalam dua kali pidato, baik ketika pengambilan nomor urut maupun ketika deklarasi damai.

6. Prabowo-Hatta meraih dukungan yang massif dan deras dari umat Islam, ketika mengetahui bahwa PDIP menolak penutupan lokalisasi Dolly Surabaya, lokalisasi terbesar se Asia Tenggara. Begitu juga ketika ada perintah dari pengurus PDIP menginteli khutbah Jumat di masjid-masjid dan menolak Perda Syariah yang merupakan aspirasi umat Islam.

7. Survei elektabilitas Prabowo-Hatta terus naik sementara Jokowi-JK cenderung menurun. Bahkan di DKI Prabowo-Hatta sudah diatas Jokowi-JK.

8. Pemilu Presiden akan dilaksanakan pada 9 Juli bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah sehingga sangat  kondusif bagi bangsa Indonesia yang mayoritasnya umat Islam untuk melakukan ibadah politik memilih presiden dan wakilnya dengan cerdas dan ikhlas.

Tanda-tanda ini harus ditindaklanjuti dengan perjuangan dan do’a, karena yang menentukan kemenangan adalah Allah Ta’ala.

(foto: tribunnews)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...