Langsung ke konten utama

Psikolog: Kritik Itu Bagian Penting dari Kesehatan Mental Seseorang

Irfan Aulia > Psikolog
Kebanyakan orang akan marah atau tidak senang ketika dikritisi oleh seseorang, padahal kritik itu ada manfaat bagi dirinya sendiri sebagai sarana untuk mengevaluasi diri. Dan, kritik itu sendiri merupakan bagian penting dari kesehatan mental seseorang.

“Kritik itu bagian penting dari kesehatan mental seseorang. Salah satu ciri kedewasaan adalah mudah menerima kritik,” ujar seorang Psikolog muda, Irfan Aulia melalui akun Twitternya @UdaIrfan, Ahad (18/5) malam.

Dalam banyak literatur ciri kecerdasan emosional yang tinggi adalah kemampuan menerima dan mengelola kritik. Menurut Irfan, di dalam kerja, tim kritik makin penting, karena tim bertumbuh dengan kritik yang membangun.

“Cohen (2008) menceritakan salah satu ciri pertama pemimpin adalah mau mendengar dan mencerna kritik. Ciri itu ia dapatkan setelah meneliti tingkah laku para pemimpin di organisasi publik (pemerintahan-red),” lanjut Irfan.

Kenapa ciri ini yang pertama ia sampaikan, karena pemimpin khususnya di organisasi publik harus menjaga harmoni sekaligus mencapai target.

“Di lingkungan keluarga ayah yang mau menerima kritik anaknya, memberi contoh dan pelajaran kepada anak untuk berkomunikasi dengan sehat,” katanya.

Saat pernikahan pun, jelas Irfan, ciri sehat komunikasi suami istri adalah kesediaan menerima kritik, biarkan pasangan plong.

“Bukan diam-diam seolah-olah semua baik baik saja, dan tiba tiba berpisah dengan menyakitkan. Diam-diam dan merasa semua aman, lalu tak membiarkan saluran dibuka, bisa berbahaya,” tegas Irfan.

Irfan juga menjelaskan hal ini dengan mengambil contoh yang paling legendaris saat maskapai Korea mengalami banyak kecelakaan, usut punya usut, karena komunikasi mampet. Co-pilot merasa tak sederajat dengan pilot, akibatnya komunikasi jadi hirarkis, dan saat kritis semua sudah terlambat.

“Solusinya simpel, bahasa diubah, sederajat, komunikasi dibuat terbuka, kecelakaan menurun dratis. Itu sebabnya bila anda membangun hubungan, skala apapun, individu sampai dengan negara, biasakan terbuka terhadap kritik,” paparnya.

Irfan juga menghimbau agar jangan memulai hubungan dengan diam-diam, nanti saling menyalahkan, dan melempar kesalahan, susah untuk move on.

“Boleh kok buat aturan main terhadap kritik, yang penting buka saluran, dan jangan pura-pura diam, kita berbeda maka kita bersinergi. Sila dikritik saya, moga jadi masukan dan pelajaran buat saya. Met Isya’ tweps,” pungkas Irfan mengakhiri “kicauannya” seputar masalah kritik.[dm/pksnongsa.org]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...