Langsung ke konten utama

Ayo..! Kita Gerakan #DampingiAnak | by: @netty_heryawan

Gerakan #DampingiAnak ini disampaikan oleh Netty Prasetiyani 
dalam akun twitternya @netty_heryawan berikut kultwitnya:

1. Apa kabar tweeps, apa kabar keluarga? Apa kabar anak anak? pada liburan bareng?

2. kita coba bahas tentang mengapa perlu #DampingiAnak, mengapa anak membutuhkan didampingi, yuk!

3. Sebagaimana orang tua kita dulu menyayangi kita mendampingi kita, maka itulah kita juga pasti punya waktu untuk #DampingiAnak

4. untuk Apa? Kenapa? Mesti #DampingiAnak

5. yuk kita lihat kasus kekerasan seksual di JIS di, kotaSukabumi, kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, kemarin kemarin #DampingiAnak

6. Ga hanya di Jabar sebenernya, di Kalimantan, Jateng, Jatim, Sumatra, Nusa Tenggara , dll #DampingiAnak cc: @aheryawan

7. Komisi Nasional Perlindungan Anak: 2014 ini, ada 342 laporan yang masuk 58% di antaranya adh kekerasan seksual pd anak #DampingiAnak

8. kita perlu melakukan hal lain dari sekedar mengutuk, kita perlu menyalakan lilin, karena itulah kita melakukan gerakan #DampingiAnak

8. gerakan " 20 Menit Orangtua Men #DampingiAnak " http://t.co/v5tTJSnPET

9. semua agama mengajarkan untuk melakukan pengasuhan yang terbaik untuk anak-anak #DampingiAnak

10. ucapkanlah, berbicaralah, ngobrollah dengan anak, dengan perkataan yang baik baik. #DampingiAnak

11. di Alqur’anada ayat yg memerintahkan utk mendidik anak2 agar tidak menjadi anak2 yang lemah #DampingiAnak

12. Bahkan anak yg shalih dan mendoakan orgtuanya akan menjadi sumber amal, meski orgtuanya telah tiada #DampingiAnak

13. Gimana caranya supaya anak menjadi shalih? Ya dengan terus men #DampingiAnak menyayanginya, menemani tumbuh kembangnya.

14. Coba kita lihat statistik kasus kriminal, nanti kita lihat korelasinya dengan #DampingiAnak

15. Para pelaku kriminal ini ternyata adalah mereka yg tidak mendapat kasih sayang orang tau dg baik, terutama ayah. #DampingiAnak

16. 75% tahanan seumur hidup, 92% yg narkoba, 65% yg bunuh diri, 60% koruptor, 78% pemerkosa adh yg tdk mnerima kasih sayang orgtua dg baik.

17. Bahkan beberapa korban kekerasan seksual anak ini adalah juga yang mengalami kekerasan dari orang tuanya sendiri #DampingiAnak

18. 72 kasus kekerasan seksual pd anak dikrnkan menonton materi pornografi, krn itu kita harus #DampingiAnak agar terjaga dr pornografi

19. 120 kasus karena pelaku terangsang dg korban, ini juga kiat mesti #DampingiAnak , beri pengertian tentang berpakaian yg baik dan benar

20. 148 kasus krn hasrat pelaku yg tak tersalur, #DampingiAnak

21. Kekerasan juga terjadi bukan hanya oleh orang asing, tapi dari orang yang dikenal dekat oleh anak #DampingiAnak

22. Tempat kejadian bukan hanya di rumah, dimana saja: gang sempit, lapangan, kamar mandi umum, tempat pemandian umum, dll #DampingiAnak

23. maka, mari kita bangun sistem sosial
yang dapat melindungi Anak dari kekerasan seksual, krn kita juga sulit 24jam penuh #DampingiAnak

24. Pemprov Jabar dan @p2tp2a_jabar bersama berbagai unsur lainnya mencanangkan dan memastikan jalannya program “20 Menit #DampingiAnak ”

25. Bersama unsur2 terkait: PKK, PKP, Tagana, PKH, TKSK, Bidan, IGTKI, HIMPAUDI, FKUB, Kemenag, Media, dll #DampingiAnak

26. Wayahna urang paheyeut heyeut lengen, pa antay antay tangan mendukung program “20 Menit #DampingiAnak “ ini.

27. Terima kasih pada semua pihak yg telah ikut mendukung mensosialisasikan program “20 Menit #DampingiAnak ” ini.

28. tepat di HarKitNas 20 mei 2014 akan datang, serentak kita lakukan gerakan " 20 menit #DampingiAnak " 18.30 - 18.50 WIB.

29. Dukung melalui ngetwit tentang program “20 Menit Orang Tua mendampingi Anak” dengan hashtag #DampingiAnak , sebarkan ke semua.

30. terima kasih tweeps, ayo terus #DampingiAnak @aheryawan @p2tp2a_jabar [hs/pksciktim.org]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...