Langsung ke konten utama

"Akhirnya Jodohku Datang Juga" | Kisah Nyata

Suatu ketika saya berjumpa dengan seorang perempuan berusia sekitar 45 tahunan di sebuah acara hajatan seorang teman. Mendadak Ia membungkukan badannya dan mencium tangan saya. Hal itu membuat saya terperanjat kaget, lalu ucapnya,"kenalin nih Bang Antho, suami saya," sambil mengambil tangan saya lagi untuk berjabat tangan dengan seorang laki-laki yang tersenyum disampingnya.

Saya coba mengingat-ingat siapa perempuan ini. Akhirnya saya ingat, beberapa tahun silam perempuan ini pernah bekerja di sebuah kantin di Bandara Hang Nadim, Batam. Wajahnya jauh dari kesan cantik. Bahkan (maaf) tubuhnya juga terkesan rada gembrot dengan usia yang sudah diatas 40 tahun. Ringkasnya, sangat tidak menarik untuk dijadikan pacar apalagi istri bagi setiap lelaki yang mengenalnya.

Pada saat itu, setiap kali saya lewat dihadapannya, Ia suka tersenyum. Sampai akhirnya Ia berani mencegat saya di depan kantin tempatnya bekerja.

"Bang Antho, kasih nasehat dong. Gimana sih agar Allah cepat mendatangkan jodoh ?..," tanyanya dengan suara pelan penuh keseriusan. Saya seketika agak kebingungan, tapi langsung bisa cepat menguasai diri.

"Bertobatlah dengan sungguh-sungguh. Segera pakai jilbab. Banyak Istighfar dan dzikirkan Bismillahirrohanirrohim sehari 100 kali. Insya Allah nggak sampai setahun kamu dilamar orang."Jawabku spontan dan terus berlalu meninggalkannya yang masih kebingungan.

Rupanya nasehat saya diamalkannya sungguh-sungguh. Waktu berlalu, saya pun sudah lama tidak melihatnya lagi hingga akhirnya Allah mempertemukan pada acara hajatan seorang teman. IA SUDAH BERSUAMI. [pksnongsa.org]

By: Antho Bandara - Budayawan
HP: 0812 7701 8244

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...