Langsung ke konten utama

Netty: Perempuan harus Berkualitas

MAJALENGKA - Disela-sela kesibukannya setelah melantik kepengurusan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Majalengka di Pendopo, Ibu Netty Heryawan berkesempatan menemui tokoh-tokoh perempuan di Kabupaten Majalengka yang digelar di Gedung Graha Pemuda dalam kegiatan Silaturahim Tokoh Perempuan Kabupaten Majalengka dengan Istri Gubernur Jawa Barat, hari ini Kamis, 16/01/2014.

Acara tersebut digelar atas kerja sama Bidang Perempuan DPD PKS Majalengka dengan organisasi Masyarakat (Ormas) Pengurus Daerah (PD) SALIMAH Majalengka.

Dalam kesempatan tersebut hadir lebih dari 100  tokoh perempuan dari berbagai macam organisasi dan profesi, diantaranya dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PD Wanita PUI, Persistri, Aisyiyah, Fatayat NU, AIKMA, serta Majlis Talim dari wilayah Majalengka, Cigasong, Kadipaten, Maja, Jatiwangi, Jatitujuh, Bantarujeg, Banjaran, dan Talaga.

Acara dipandu langsung Rika Sylviani, S.Hut Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Majalengka dilanjutkan dengan sambutan dr Ketua GOW Majalengka Ibu Hj. Tatat S. Hadad. serta arahan dari Ibu Hj. Netty Heryawan.

Dalam pesannya istri gubernur Jawa Barat tersebut mengingatkan 3 (tiga) hal yang harus miliki wanita untuk memahami kehidupan. 

"Wanita dan semua manusia harus memahami 3 hal dalam kehidupan, yaitu pemahahman bahwa (1) life is never flat. bahwa dalam kehiduan ini tidak lurus-lurus saja, ada sakit untuk kita semakin mensyukuri sehat, ada ujian untuk semakin membuat kita sabar. (2) life is a process; kehidupan itu adalah proses yang akan semakin mendewasakan kita; (3) life is temporary; pada akhirnya kehidupan ini akan menemui kematian, karenanya kahidupan harus dioptimalkan untuk mempersiapkan kematian tersebut." ujarnya di depan ratusan tokoh wanita Majalengka.

Bunda Netty sapaan akrabnya juga mengingatkan agar kaum perempuan semakin meningkatkan kualitas dirinya dengan meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan dan kemampuannya.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif. Peserta sangat antusias mengikuti acara ini hingga selesai. (hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...