Langsung ke konten utama

PKS Tak Pernah Libur Melayani


JAKARTA - Aktifitas kader PKS tak pernah terhenti dalam melayani dan dekat dengan masyarakat. Ini salahsatunya bisa dirasakan oleh warga yang berdomisili dikelurahan Pekojan, khususnya mereka yang tinggal dilingkungan RW 08. Kader PKS yang terhimpun di Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS Pekojan menggelar aksi nyata untuk masyarakat sekitar, yaitu pelayanan kesehatan (Yan-Kes). 

Dihari liburan akhir tahun 2013 ini para kader DPRa PKS Pekojan menyibukkan diri untuk berbagi dengan mereka yang tidak mampu. Paling tidak mereka yang masih kesulitan untuk berobat ke rumah sakit untuk memeriksa mengenai kesehatannya. Lewat aksi sosialnya kali ini, Rabu 25 Desember 2013, di hari libur nasional natal para kader PKS di Pekojan mendapati respon yang positif dari masyarakat sekitar dari apa yang mereka adakan diwilayah Pekojan ini.

Minimnya sarana untuk publikasi acara ini tak menyurutkan para kader untuk terus memberitahukan (woro-wiri) kepada warga sekitar mengenai titik acara Yan-Kes dilaksanankan. Dengan menggunakan pengeras suara (megapon) ini seorang kader berkeliling dari satu gang ke gang lainnya untuk mensosialisasikan tempat dan acara yang digelar oleh DPRa PKS Pekojan. 

Alhamdulillah, dari hasil woro-wiri dengan pengeras suara tersebut selama 20 menit menyusuri dari gang ke gang, berhasil mengetuk para warga sekitar untuk mengunjungi lokasi dimana acara pelayanan kesehatan ini berlangsung. Tak kurang dari 120-an warga tercatat dalam lembaran daftar hadir yang ingin memeriksa kondisi kesehatannya secara gratis.

Adapun layanan kesehatan yang digelar oleh kader DPRa PKS Pekojan bersama dokter ini meliputi pemeriksaan tes gula darah, tensi darah serta denyut jantung, dan lain sebagainya. Para warga yang terdiri dari kaum ibu dan bapak ini berharap besar kepada PKS untuk secara berkelanjutan mengadakan acara seperti ini, yang kiranya warga bisa memeriksa kesehatannya secara teratur, begitu harap warga untuk PKS. 

"Kita, warga disini, menginginkan pelayanan kesehatan oleh PKS Pekojan ini bisa terus menerus. Biar warga disini bisa periksa kesehatannya secara teratur," ujar warga kepada kader PKS saat berlangsungnya acara ini.

*PKS Tambora
*HrS*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...