Langsung ke konten utama

Aher Capres Pilihan Kader PKS Jabar


DEPOK- Sebanyak 26 Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) di seluruh kota dan kabupaten se-Jawa Barat selesai menggelar Pemilihan Raya (Pemira) Calon Presiden RI periode 2014-2019. 

Kegiatan Pemira ini merupakan program nasional yang dilakukan PKS untuk memilih calon Presiden RI dari kader PKS yang akan diusung pada Pilpres 2014.

Jadwal pemungutan sudah dilakukan serentak pada hari Sabtu, 30 November 2013 lalu. "Jumlah pemilih sebanyak 13.209 dengan jumlah TPS 62 lokasi yang tersebar di seluruh Jawa Barat," ujar Ketua Umum DPW PKS Jawa Barat Tate Qomaruddin dalam rilis Humas DPD PKS Depok, Senin (02/12/2013).

Lebih lanjut Tate menyatakan hasil akhir setelah dilakukan rekapitulasi suara diperoleh hasil lima besar perolehan suara sebagai berikut.
Ahmad Heryawan memperoleh suara tertinggi (18,72%), disusul M. Hidayat Nur Wahid (18,57%), M. Anis Matta (17.02%), Tifatul Sembiring (10,7%) urutan ke lima ditempati Nur Mahmudi Ismail (6,84%) dan 17 calon lainnya memperoleh 28,14 % .

Ditempat yang berbeda Ketua DPD PKS Depok Suparyono mengatakan Pemira merupakan budaya demokrasi yang baik dalam internal kader PKS. Dengan cara seperti ini, kata dia, suara kader menjadi bagian dalam proses pemilihan kepemimpinan.

"Dengan ini juga mudah2an kader akan memiliki tanggung jawab dalam mengawal pemimpin nasonal dari kalangan PKS. Sebagai ketua DPD saya mohon maaf bagi kader yang belum berkesempatan memilih karena keterbatasan kami disana sini sementara jumlah kader PKS sangat banyak," paparnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pemira PKS Jabar Abdul Hadi Wijaya menambahkan Aher unggul di 12 kota, Hidayat Nur Wahid unggul di 9 kota dan kabupaten dan Anis Matta unggul di 6 kota dan kabupaten. Selanjutnya hasil Pemira ini akan dilaporkan ke DPP PKS untuk ditindaklanjuti. (ugo)
*HrS*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...