Langsung ke konten utama

Isro Mi'roj dan 3 Surat "Hiburan" saat Fase Dakwah di Titik Kritis






 Isro mi'roj adalah hiburan Allah bagi pejuang dakwah (Nabi SAW) yg sdg dirundung gelisah. "AKU dekat, begitupula pertolonganKU".

Saat Nabi SAW kehilangan dukungan "internal" (Khadijah) dan support "eksternal" (Abu Thalib) Allah tunjukan kuasaNya yg unlimited.

Sebelum peristiwa isro mi'roj, saat nabi dan sahabat dlm ujian mahadahsyat, Allah kuatkan dg diturunkannya 3 surat: Yunus-Huud-Yusuf.

3 surat ini istimewa. Ini surat dg nama 3 nabi, urut secara diturunkannya juga urut dlm mushaf. Semuanya sbg "penghibur" dan "penguat".

Surat-surat ini diturunkan kpd Nabi Muhammad SAW pada masa yg sangat sulit, tahun ke-10 kenabian, saat fase dakwah berada di titik kritis.

Meninggalnya Khadijah dan Abu Thalib dan tekanan mahadahsyat di Mekah membuat Nabi mengizinkan sahabat hijrah ke habasyah.

Saat Mekah tak ada harapan Nabi ‘menoleh’ ke Thaif, namun bukan bantuan yang didapat tapi bebatuan, caci maki dan usiran yg beliau terima.

Saat-saat kedukaan dan kesempitan seperti itulah, 3 surat ini Allah turunkan untuk menghibur sekaligus menguatkan beliau dan para sahabat.

Surat Yunus secara garis besar utk menguatkan "Iman kpd Qadha dan Qadar" juga menegaskan bahwa "Sang Mahabijaksana takkan semena-mena".

Ada 3 perintah yg mengakhiri surat Yunus: serahkan dirimu pd Allah, jangan bergantung pd selainNya, bertawakallah pdNya.

Di penghujung surat ini Allah pun menghibur Nabi dan para kafilah dakwah bahwa pertolonganNya pasti kan datang…

“Kemudian Kami selamatkan Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman. Demikianlah menjadi kewajiban atas Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.” (12:103)

Surat Huud. Intinya ada 3 perintah: "Fastaqim (istiqomah)" "wa laa tatghaw (jgn melampaui batas) "wa laa tarkanu (jangan menyerah)"

Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. (11:102)

Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. (11:103)

Surat Yusuf. Ini puncak 3 serial kisah Nabi yg penuh lika liku pahit getir namun berakhir indah dan bahagia bagi semua.

"Sehingga apabila para rasul tdk mempunyai harapan lagi dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kpd mrk pertolongan Kami" (12:110)

Surat Yusuf menegaskan bhw kemenangan dakwah dicapai dengan "taqwa(yakin)" dan "sabar"

"Sesungguhnya brgsiapa bertaqwa dan bersabar, mk sungguh Allah takkan menyia2kan jerih payah mereka" (12:90)

Maka, yakin (taqwa) adalah separo kemenangan, dan separonya lagi adalah sabar.

3 Surat yang menceritakan perjalanan dakwah para Nabi dengan dinamikanya masing-masing ini menguatkan pijakan Nabi disaat kritis.

Lalu Allah tuntaskan dengan menghibur Nabi lewat isro mi’roj yang monumental.

Twit2 tadi (dan tambahannya) yg aku pelajari dan dapatkan selama perjalananku bersama kafilah dakwah ini yg kian hari kian menyenangkan.

Kok menyenangkan? Ya, krn segala "teori" ttg dakwah dulu hanya sekedar teori, tapi hari2 ini teori itu mewujud nyata. Ini yg kutunggu.

Doeloe teori2 dakwah hanya spt menonton pilem. Kalo sekarang kita yg lagi maen di pilem itu. Jadi aktor utama. Apa ga keren tuh? It's real!

Berbahagialah Allah taqdirkan kita berada di tengah-tengah pusaran sejarah... bersama kafilah dakwah nan berkah.


Piyungan, 27 Rajab 1434

*by Admin @pkspiyungan
 http://www.pkspiyungan.org/2013/06/isro-miroj-dan-3-surat-hiburan-saat.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...