Langsung ke konten utama

Badai Melanda, PKS Bengkulu Tetap Bekerja

Diterpa badai politik, pasca prahara yang menimpa mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq (LHI), sama sekali tak meruntuhkan semangat kader PKS di Kota Bengkulu.
Ketua DPD PKS Kota Bengkulu, Alamsyah MTPd mengatakan, pihaknya tak terganggu dengan masalah proses hukum dugaan suap pengaturan kuota impor sapi dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dihadapi LHI itu.
Menurut Alamsyah, seluruh aktifitas kepartaian menyusun dan menjalankan berbagai program kerja yang bertujuan memenangi Pemilu 2014 berjalan dengan normal.
Katanya, pihaknya kini sudah memetakan pemenangan berbasis TPS (Tempat Pemungutan Suara). Selain itu, memetakan sebaran kader dan pengurus struktur partai serta calon pemilih PKS. Tak hanya itu, katanya, pihaknya juga terus melakukan kegiatan bakti sosial agar mengembalikan dan mengokohkan kepercayaan masyarakat terhadap PKS.
“Kita sudah menyusun program kerja yang terstruktur dan terukur. Kita juga membuat program yang sifatnya membangun kepercayaan publik,” ujar Alamsyah kepada BE, kemarin.

Lebih lanjut, Alamnsyah mengatakan, dari pemetaan yang dilakukan, pihaknya optimis meraih target 8 kursi DPRD Kota. Bahkan, setelah dilakukan koordinasi dengan pengurus  DPW Provinsi dan DPD PKS di 9 kabupaten yang ada, target 10 kursi DPRD Provinsi juga optimis diraih partai dakwah itu.

“Untuk Provinsi, kita targetnya bisa mendapat 10 kursi. Di dewan kota target 8 kursi dengan capaian suara lebih dari 32 ribu yang sudah kita petakan.

Doakan saja niat baik partai dakwah ini untuk mengabdi dapat berjalan dengan baik,” katanya kepada wartawan koran ini, kemarin.

Sumber : suaranews.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...