Langsung ke konten utama

Anis Matta: Keputusan Final PKS Tetap Tolak BBM Naik

Partai Keadilan Sejahtera tetap pada pendirian untuk menolak penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Alasannya karena sebagian besar masyarakat masih tidak menginginkan harga BBM bersubsidi naik

"Sekitar 85% dari masyarakat tidak ingin BBM naik. Makanya kami serap aspirasi mereka dengan menolak rencana penaikan BBM," tegas Presiden PKS Anis Matta saat bersilaturahim di Pondok Pesantren Kramat Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (5/6).

Dia mengakui sikap DPP PKS itu berseberangan dengan anggota Majelis Syuro PKS yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring. Namun, Anis menganggap perbedaan itu masih wajar.

"Indonesia bersistem presidensial. Wajar kalau Pak Tifatul sebagai pembantu presiden mendukung penaikan BBM. Tidak ada sikap yang berbeda di PKS," ujarnya.

Sedangkan terkait keberadaan PKS dalam Sekretariat Gabungan (Setgab), Anis menganggap tidak ada kaitan dengan penolakan BBM. "Penolakan kenaikan BBM tidak ada kaitannya dengan Setgab. Saya enggan meladeni suara parpol lain," kata Anis.

Anis juga menganggap dana kompensasi penaikan harga BBM adalah sesuatu yang tidak lumrah. "Ibaratnya bagi-bagi uang yang didapatkan dari utang, itu jelas tidak tepat. BBM dinaikkan dan dana subsidi dialihkan untuk program lain. Itu menunjukkan sesuatu yang tidak beres," imbuhnya.

Dia mengatakan, PKS akan mengajukan konsep kebijakan ekonomi yang bagus. Diyakini konsep tersebut dapat digunakan sebagai gebarakan untuk perubahan ekonomi Indonesia yang saat ini sudah memiliki hutan lebih dari Rp2.000 triliun.

"Akan segera kami ajukan ke masyarakat dan akan ditayangkan di televisi serta berbagai media cetak. Tunggu saja saatnya," pungkas Anis.


*http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/05/2/159353/PKS-Tetap-Tolak-Harga-BBM-Dinaikkan/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...