Langsung ke konten utama

Pelayanan Kesehatan Tahun 2012 Belum Optimal


Asep Saepudin, ST
Caleg DPRD Majalengka dapil 4 
MAJALENGKAPengelolaan Jamkesmas dan Jamkesda semestinya menjadi salah satu simbol programpro rakyat miskin. Namun hingga hari ini, masih banyak masyarakatmiskin yang belum terdata sebagai peserta Jamkesmas dan Jamkesda. Oleh karena itu,Anggota FPKS yang juga Anggota Komisi D DPRD Majalengka Asep Saepudin, ST memandang ada persoalan lemahnya manajerial dalam hal ini.

Iapun menyebutkan, berdasarkan dokumen KUA tahun 2012 bahwa sasaran prioritas program dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satunya adalah meningkatnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat sebesar 100%  dan meningkatnya status gizi keluarga, bagi bayi gizi buruk dengan cakupan 100%. Kemudian meningkatnya pembiayaan kesehatan bagi masyarakat miskin di 31 pelayanan kesehatan dasar dan 2 pelayanan kesehatan rujukan, sebanyak 308.420 jiwa penduduk miskin serta meningkatnya keluarga mandiri ber PHBS sebesar 70%.

“Akan tetapi,fakta dilapangan  harus diakui bahwa pelayanan kesehatan pada tahun 2012 belum optimal,  hal ini tercermin dari beberapa kasus yang terjadi dimasyarakat banyak warga masyarakat yang tidak dilayani dengan baikbahkan Jamkesda yang sudah dialokasikan pun tidak cermat pemanfaatannya sehingga baru beberapa bulan telah habis, sementara banyak warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan  kesehatan”tandasnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan agar permasalahan ini menjadi bahan evaluasi yang serius bagi Pemkab agar layanan kebutuhan dasar kesehatan bagi masyarakat dapat terpenuhi secara merata. **(Aeni)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...