Langsung ke konten utama

Dalih "KATANYA" KPK Untuk LHI



Abaraham Samad itulah ketua KPK saat ini, dengan pengujian yang sangat ketat di Komisi III DPR Abraham Samad terpilih sebagai ketua KPK, public berharap benar terhadap gebragan KPK, tetapi yang terjadi saat ini apa? KPK menjadi lembaga yang tumpul bahkan setumpul pisaunya  Jaka sembung, setali mata uang dengan Bambang Wijayanto yang menjadi patner kerja Abraham Samad di KPk, yang  juga memiliki track record yang baik, disaat belum terpilih menjadi Ketua KPK Bambang begitu getol menyuarakan anti korupsi,  sehingga publik pun merasa tepat dengan menempatkan Bambang WY sebagai  ketua KPK.

Saat ini hanya masyarakat bodohlah yang menilai KPK bekerja penuh dengan Dedikasi, lihat kasus bill out Bank Century, yang menyeret pimpinanya Robert Tantular, juga  manyeret nama besar seperti Wapres Budiono dan Sri Mulyani,  begitu juga kasus Hambalang Mega proyek yang menelan APBN sampai 2 triliyun lebih, bahkan KPK telah menetapakan Andi Alfian Malaranggeng dan Anas Urbaningrum sebagai tersangka, tetapi sampai hari ini ditangkapkah mereka? dan  sampai hari mereka masih berkeliaran dengan pengawasan yang sangat longgar, dari proyek Hambalang berapa kerugian Negara? Selesaikah proyek tersebut? Dan berapakah kerugian negara yang notabenya adalah uang rakyat.

Tetapi bagaimana dengan kasus daging impor sapi? Dalam hal ini KPK sangat tendensius untuk mengkriminalisasi Luthfi Hasan Ishaq (LHI), berapa kerugian negara? bukti-bukti yang disebutkan KPK tidak terbukti sedikitpun, mereka menggunakan dalih katanya dan katanya, Ilmu hukum mana yang mereferensikan katanya sebagai  landasan  hukum? Apakah kalau ada 10 orang mengatakan katanya bahwa Abraham Samad telah memperkosa wanita di sebuah gubuk bisa menjadi alat bukti untuk menjerat Abraham Samad? Apakah kalau ada 5 orang yang mengatakan katanya Abraham Samad telah mencuri ayam bangkok seharga 5juta bisakah abraham Samad di lidik? Apakah kalu ada 9 orang mengatakan katanya Abraham Samad telah membunuh seorang Janda yang baru pulang dari Arab Saudi sebagai TKW karena dia hamil 5 bulan setelah disetubuhi oleh Abraham Samad? Kalau katanya dijadikan untuk memasukan orang di penjara maka penjara akan penuh sesak bahkan tidak akan masuk.

Ini sangat memalukan kita sebagai masyarakat Indonesia, akankah kita sebagai rakyat Indonesia akan diam saja? Lalu ikut dalam arus yang mengarah kepada sebuah kedzoliman ? mari kita berpikir dan terus berpikir untuk Indonseia yang lebih baik.

Thanks
LHI Fans Club : Suandi Juhud

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Perkuat Ketahanan Pangan, BPPN PKS Jawa Barat Gelar TFT Duta Tani di Majalengka

  MAJALENGKA – Bertempat di Saung Panganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bertajuk Training for Trainer (TFT) Duta Tani, Sabtu (9/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh peserta dari delapan kabupaten/kota, meliputi Duta Tani DPD PKS dari Majalengka, Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta, hingga Karawang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, Anggota DPR-RI Komisi XII Ir. H. Ateng Sutisna, Ketua BPPN PKS Jawa Barat Budiwanto, Ketua DPD PKS Majalengka sekaligus Wakil Ketua I DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto, Sekretaris DPD PKS Majalengka Abid Ubaidillah, serta Kabid BPPN PKS Majalengka Muhammad Rifa’i. Dalam arahannya, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan , menekankan pentingnya tiga pilar ketahanan dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. "Kita harus...