Langsung ke konten utama

PROFIL CALEG PKS 2014 DAPIL IV “RUHIYAT HIDAYAT”


Ruhiyat Hidayat, lahir di Sebuah Desa di pelosok utara Kabupaten Majalengka  yang sangat terpencil namun sarat makna “Desa Mekarmulya”, 26 tahun silam tepatnya  tanggal 15 Agustus 1987. Kang RH sapaan akrab Ruhiyat Hidayat hidup di lingkungan sederhana, kedua orang tuanya berlatar belakang petani dan pedagang. Sebagai anak dari seorang petani dan pedagang sedikit besarnya mempengaruhi terhadap watak, sikap dan kepribadianya yang begitu peduli terhadap kaum buruh dan petani sehingga mendorongnya untuk aktif di berbagai organnisasi petani di Desanya guna membantu masyarakat di desanya untuk mendapatkan bantuan-bantuan di bidang pertanian dari pemerintah.

Sekolah Dasarnya ia tamatkan di tempat kelahiranya tepatnya di SDN Mekarmulya I pada tahun 1999. Usia SMP ia hijrah ke kota kecil Sumedang untuk menempuh pendidikan formalnya di Madrasah Tsanawiah sambil menimba ilmu agamanya di Pondok Pesantren Darul Hikmah Sukawangi Sumedang pimpinan KH. Drs. Hussen Ma’mun, di tempat itulah karakter kepemimpinanya di bentuk dengan iklim kemandirian khas pondok salafi, Kang RH sering aktif di berbagai organisasi di lingkungan pesantren.  Menginjak usia remaja kang RH kembali ke kota kelahiranya Majalengka untuk meneruskan pendidikanya di SMK PUI Majalengka hingga lulus tahun 2005.

Selepas menamatkan pendidikan formalnya kang RH aktif di berbagai organisasi, baik organisasi kepemudaan maupun organisasi petani. Salah satunya kang RH aktif di Karang Taruna Wahana Bakti Desa Mekarmulya, ide-ide kreatifnya membuat organisasi yang digawanginya maju dan  banyak melakukan terobosan, sehingga melahirkan kegiatan –kegiatan yang berguna terhadap peningkatan kreatifitas remaja yang ada di Desanya. Baginya dunia organisasi sudah menjadi jalan hidupnya sehingga membawanya kedalam dunia politik. Sesuai dengan karakter dan latar belakang pendidikanya yang berbasis pesantren, tentunya dalam menentukan pilihan politikpun memilih gerakan politik yang berkarakter islami dan mempunyai misi dakwah, oleh karnanya tahun 2008 kang RH memilih untuk berabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kemudian diamanahkan sebagai ketua Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Desa Mekarmulya. Seiring waktu berjalan tahun 2011 kang RH mendapatkan amanah baru di Bidang Kaderisasi DPC PKS Kecamatan Kertajati. Amanah yang diberikanya dijadikanya sebagai momentum pembentukan karakternya sehingga melahirkan karakter seorang pemuda yang Cerdas Kreatif dan Bersahabat.

Kang RH dikenal juga di lingkungan kecamatan kertajati sebagai Pendamping Kader Posyandu (PKP) dan sekretaris UPK PNPM  Mandiri Kecamatan Kertajati profesi itu ia tekuni karna kecintaanya terhadap dunia pemberdayaan. Baginya blusukan ke Desa –desa di kecamatan kertajati hal yang biasa ia lakukan, bertemu dengan masyarakat mendengarkan keluh kesah masyarakat, kemudian melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap masyarakat adalah sesuatu hal yang rutin ia lakukan.

Tahun 2014 nanti kang RH didorong dan dicalonkan oleh rekan-rekanya baik rekan se-profesia, rekan pembinaan maupun Rekan Struktural Partainya  untuk maju dalam Pencalegan di wilayah Dapil IV (Kertajati, Jatitujuh, Ligung dan Jatiwangi).  Amanah dan tugas ini dirasakan kang RH sangat berat dalam memikulnya, terlebih kang RH hanya seorang yang berlatar belakang keluarga sederhana, alasan finansial dan faktor pendukung penting lainya dalam mengemban amanah partainya selalu menjadi alasan kuat dalam menolak dorongan dari teman-teman seperjuanganya, akan tetapi ada alasan penting lain yang akhirnya kang RH mau menerima amanah itu, yaitu kecintaan terhadap lingkunganya, kesejahteraan masyarakat serta pemberdayaan pemuda yang selama ini ia tekuni,  mungkin dengan jalan ini kang RH bisa lebih berkontribusi lagi dalam upaya-upaya memberikan manfaat sebanyak mungkin bagi sesamanya, sesuai dengan palsapah hidupnya “Tuhan anugrahkan kehidupan ini kepada kita agar kita senantiasa  memberi manfaat bagi sesama”.
(RELAWAN RHC)

Komentar

  1. Selamat & Sukses buat Kg RH.... "Semoga Allah SWT memudahkan segala halnya....amiin.

    BalasHapus
  2. good luck kang RH...
    Allah ma'ak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...