Langsung ke konten utama

PKS Targetkan Raih 10 Kursi DPRD Majaelngka

Arahan - Caleg PKS tampak khusyuk menyimak arahan dari panitia caleg DPD PKS Majalengka pada Senin (8/4) di Aula DPD PKS Majalengka

Aef Syarifudin (Depan) yang juga caleg DPRD Provinsi dapil IX sedang memberikan pengarahan kepada Caleg DPRD Majalengka pada Senin (8/4) di Aula DPD PKS Majalengka


MAJALENGKA – Menjelang Pemilu 2014 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus membekali para calon anggota legislatif (Caleg) nya untuk mencapai tujuannya yakni meraih 10 kursi di DPRD Majalengka, hal ini ditegaskan ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Majalengka Asep Aminudin dalam rapat pembekalan para calon legislatif di Aula DPD PKS Majalengka Jalan KH. Abdul Halim No. 61 Majalengka pada Senin (9/4).

“PKS Majalengka menargetkan 10 kursi, ini sebagai turunan dari target tiga (3) besar secara nasional dan satu (1) besar secara Jawa Barat, dan ini menjadi tanggungjawab bersama,  tidak peduli siapapun yang jadi pokoknya 10 kursi. Dan semua kader bukan hanya yang jadi caleg dipastikan berkontribusi sesuai dengan kamampuan mereka untuk bisa menggoalkan 10 kursi syukur kalau lebih” tegasnya

Pada kesempatan tersebut PKS juga memastikan kesiapan calegnya baik secara moril maupun materiil dalam menghadapi pemilu 2014 mendatang. “pertemuan ini juga untuk memastikan kesiapan para caleg, baik scara moril maupun materil, Karena semua caleg itu ditugaskan oleh partai, jadi kita konfirmasi tentang kesiapannya, Alhamdulillah semuanya siap”. Ujar Roni yang juga ketua tim pengelola caleg DPD PKS Majalengka

Saat ditanya tentang bagaimana mengatasi perpecahan ditubuh caleg PKS, Roni menjelaskan pihaknya akan membangun persepsi yang sama dilandasi dengan ukhuwah dan cinta, sehingga semua struktur, kader, jadi caleg ataupun tidak semua terlibat, dan yang jelas tidak ada mahar, dan tidak istilah pendaftaran.

“Insya Alloh kami selalu membangun persepsi yang sama dilandasi dengan ukhuwah dan cinta dlam mengatasi berbagai persoalan termasuk dalam hal pencalegan, sehingga semua struktur, kader, jadi caleg ataupun tidak semua terlibat, dan yang jelas di PKS tidak ada mahar, dan tidak istilah pendaftaran, karena semua caleg adalah diamanahkan oleh partai.” Ujarnya

Selaku tim pengelola caleg Roni menyampaikan bahwa tim pengelola ini bukan hanya menyampaikan kepada pendaftaran saja, tetapi kami mendapatkan tugas dari ketua DPD PKS Majalengka untuk bisa mengelola semua caleg bersama-sama pengurus lain yang memang independent tidak tercatat sbagai caleg. Kita yakin dengan pengelolaan yang baik, PKS tak khawatir dengan perpecahan diantara caleg karena kita yakin dengan kekuatan ukhuwah, dan cinta kita akan mengatasi masalah ini dengan gembira. Tegasnya

PKS mengaku Optimis bisa meraih tujuan 10 kursi DPRD Majalengka, sejauh pantauan kami tercatat ada 44 caleg yang siap didaftarkan ke KPUD Majalengka, dengan rincian Laki-laki 26 orang dan 18 orang caleg perempuan. (Agus Khan)

Komentar

  1. ayo PKS majalengka terus berdakwah, terus lakukan penguatan keislaman yang mencakup semua aspek positif kehidupan.....terus wakafkan jiwa ragamu untuk penguatan keumatan.....

    Diding Fahrudin
    Pasirayu
    Sindang
    Majalengka

    BalasHapus
  2. Mantap targetnya semoga tercapai ya,. saya ikut bantu.,
    simpatisan PKS Majalengka

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...