Langsung ke konten utama

Mensos Salim Segaf: Ustad Uje Jadi Contoh Bagi Kaum Muda


JAKARTA--Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, Ustad Jeffry Al Buchori  atau akrab disapa Uje bisa menjadi contoh bagi kaum muda untuk berubah.

“Ustad Uje memberi pelajaran bagi kaum muda Indonesia bahwa perubahan bisa dilakukan siapa saja. Meski masa remaja dijalani dengan kenakalan, almarhum berani menghentikan dan meninggalkannya, lalu mencari lingkungan pergaulan yang baik,” kata Mensos di Jakarta, Jumat (26/4/2013).

Bahkan ustad Uje kemudian mengajak anak-anak muda untuk mencapai masa depan yang gemilang, tambah Mensos.

Dengan potensi yang dimilikinya dalam bidang seni drama dan komunikasi, Ustad Uje berinteraksi dengan beragam kelompok.

Mensos menuturkan, sosok ustad Uje mengajak anak muda untuk meninggalkan tawuran, mabuk-mabukan, apalagi kecanduan narkoba. Hidup sehat dan berprestasi. Itulah orientasi baru generasi muda Indonesia kini.

“Selamat jalan ustad Uje menuju jannatul firdaus bersama para Anbiya, syuhada dan shalihin. Semoga menjadi inspirasi bagi kaum muda di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Mensos.

Ustad Uje meninggal dunia pada Jumat dinihari di Rumah Sakit Pondok Indah, Jumat sekitar pukul 02.00 WIB. Ia menghembuskan napas terakhir akibat kasus kecelakaan di bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan. Motor Ninja Kawasaki E650 bernomor B 3590 SGQ yang dikendarai  menabrak pohon palem di Jalan Gedong Hijau. Ia sempat dibawa ke RS Pondok Indah, namun nyawanya tidak tertolong.

*http://www.solopos.com/2013/04/26/mensos-ustad-uje-jadi-contoh-bagi-kaum-muda-400548

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Redam Keresahan Warga Ranca Keong, Kang Dehan Tengahi Polemik Galian C di Jatimulya

  MAJALENGKA – Persoalan aktivitas Galian C di Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu keresahan warga sejak Desember 2025, Kang Dehan hadir sebagai penengah untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak pengusaha, guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Berawal dari kedatangan perwakilan warga Blok Ranca Keong, Desa Jatimulya, ke ruang kerjanya di Gedung DPRD Majalengka, Kang Dehan menengahi permasalahan aktivitas Galian C yang meresahkan masyarakat Kecamatan Kasokandel.  Dalam pertemuan di Gedung DPRD tersebut, keresahan warga bermula dari adanya aktivitas pertambangan di sebelah timur pemukiman yang dianggap tidak transparan. Selain masalah perizinan yang belum jelas, warga mengeluhkan ketiadaan sosialisasi awal serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mendengar keluhan dari masyarakat, Kang Dehan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satpol PP...