Asah Kemampuan Menulis Kader, PKS Mantapkan Relawan Literasi


Generasi literat mutlak dibutuhkan agar bangsa Indonesia bisa bangkit dari ketidakmampuan bahkan bersaing dengan bangsa lain. Hal tersebut yang menyadari Partai Keadilan Sejahtera untuk mendirikan komunitas literasi bagi kadernya bernama Relawan Literasi (Reli).

“Relawan Literasi adalah komunitas yang menghimpun kader PKS yang punya minat dan aktif membuat tulisan. Komunitas ini berhimpun untuk mengasah kemampuan dan menulis berbagi inspirasi sebagai bahan tulisan,” Kata Presiden Reli, Zico Alviandri di perhelatan Mukernas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (4/11).

Komunitas menulis di Indonesia sudah sangat banyak dan Reli sendiri mempunyai diferensiasi dibandingkan dengan komunitas lain.

“Komunitas ini punya komitmen untuk menerjemahkan nilai dan prinsip yang dipegang teguh PKS menjadi narasi yang akan dibaca publik. Komunitas ini juga aktif mendukung agenda-agenda PKS melalui artikel yang di-publish ke media,” ucap pria berkacamata ini.

Dari sejak lahir Juni 2014 hingga sekarang, lanjutnya, anggota Reli ada sekitar 100-an anggota. “Anggota kami ada yang dari luar Jawa seperti dari Gorontalo, Kalimantan, bahkan dari luar negeri. Reli juga ada di daerah-daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Depok,” kata Zico.

Untuk meningkatkan kemampuan menulis anggota, kata Zico, Reli kerap mengadakan pelatihan. “Sudah ada pelatihan bersama pakar dan penulis handal,” ucap Zico.

Ia melanjutkan salah satu produk nyata Reli adalah penerbitan buku antologi “Ya Bunnayya” dan “PKS: Mengubah Pusaran Menjadi Arus Balik”.

Reli, katanya, punya andil untuk Indonesia yang lebih baik. “Komunitas ini akan berbuat sesuai keminatannya, yaitu memberikan tulisan-tulisan inspiratif buat masyarakat. Pesan Presiden PKS untuk berkhidmat kepada rakyat kami terjemahkan dengan ajakan untuk semakin gencar menyuguhkan pesan-pesan kebaikan melalui tulisan," pungkas Zico. (pks.id)

Keterangan Foto: Presiden Relawan Literasi (Reli) Zico Alviandri.