SBY: Bandara Kertajati Bakal Jadi Kebanggan Bangsa

MAJALENGKA, (PRLM).- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati akan menjadi salah satu bandara internasional terbesar di Indonesia dan akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, Jawa Barat dan warga Majalengka.


Hal tersebut diungkapkannya di hadapan sejumlah pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah serta rakyat Majalengka di Alun-alun Kota Majalengka saat melakukan kunjungan ke Majalengka bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Senin (3/2/2014).


Oleh karenanya, menurut Presiden, pembangunan bandara tersebut harus terus dilanjutkan oleh pemerintah dengan memanfaatkan alokasi anggaran yang disediakan masing-masing, daerah dan pusat. Pemerintah Jawa Barat melanjutkan pembebasan seluruh lahan sehingga pembangunan bisa terus dipacu dan segera selesai.


“Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati akan menjadi salah satu bandara internasional terbesar di Indonesia. BIJB ini akan menjadi kebanggaan warga Indonesia, warga Jawa Barat dan warga Majalengka,” ungkap Presiden yang disambut riuh tepuk tangan warga yang sengaja datang untuk melihat presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.


Dia menyampaikan apresiasi yang baik terhadap seluruh perkembangan pembangunan di Majalengka yang demikian pesat, dan itu harus terus dilanjutkan bersamaan dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Tugas pemerintah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.


Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memaparkan adanya empat agenda besar pembangunan di Jawa Barat. Yakni Pembangunan BIJB, dua ruas tol Cikampek-Palimanan-Kertajati serta Pembangunan tol Cileunyi-Sumedang-Kertajati, pembangunan Waduk Jatigede serta pelabuhan Cirebon. 


Keempat pembangunan besar tersebut akan menjadi pengembangan kawasan Jawa Barat bagian Timur.

Pembebasan lahan BIJB itu sendiri menurut Ahmad Heryawan, hingga tahun 2013 lalu sudah mencapai 77,5 hektare dari total lahan yang akan dibebaskan seluas 1.800 hektare. Menurut rencana tahun 2014 ini akan melakukan pembebasan lahan seluas 50 hektare dengan total anggaran sebesar Rp 100 miliar. Dan lahan yang akan dibebaskan adalah lahan pemukiman yang searah dengan landasan pacu (runway).


Sementara itu kunjungan Presiden ke Majalengka yang menurut informasi semula akan melakukan kunjungan ke RSUD Majalengka untuk meninjau pelayanan BPJS ternyata tidak terjdi. Dia melakukan kunjungan ke Pabrik bola dan melakukan penanaman pohon setelah mendengarkan paparan pembangunan BIJB di pendopo Majalengka. (C-31/A-88)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/268492?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter