Aher Pimpin Kepala Daerah Kader PKS Bahas 'Darurat Bencana'

 JAKARTA - Tiga puluh kepala daerah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkumpul di Jakarta untuk membahas penanggulangan 'darurat bencana nasional'.

Sarasehan para pemimpin daerah, yang terdiri atas tiga gubernur dan 27 bupati/walikota, digelar di Hotel Sahid Jakarta, Rabu, 29 Januari 2014.

Ketiga gubernur tersebut: Ahmad Heryawan (Jawa Barat), Irwan Prayitno (Sumatera Barat), Gatot Pujo Nugroho (Sumatera Utara),

Sarasehan dibuka Presiden PKS Anis Matta, didampingi Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, selaku Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah (BPKD) DPP PKS.

Ahmad Heryawan kepada wartawan sebelum pembukaan sarasehan menjelaskan, ke-30 kepala daerah berkumpul untuk membangun sinergi penanggulangan bencana yang berlangsung bekalangan ini dan antisipasi ke depan.

"Kami berkumpul untuk menjalin sinergi dan sharing pola penanggulangan bencana di masing-masing daerah," ungkap Gubernur Jawa Barat yang kerap disapa Aher.

Ditambahkan, sarasehan yang berlangsung sehari penuh perwujudan komitmen pada kepala daerah dan PKS untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban bencana.

"Sebagai kader partai, kami sudah terbiasa melayani korban bencana di lapangan. Kini, sebagai kepala daerah, kami dituntut untuk bekerja lebih keras dalam menolong warga korban bencana," papar Aher.

Dalam sarasehan yang juga dihadiri unsur Dewan Pimpinan Daerah Wilayah (DPW) PKS dari 33 provinsi, Heryawan menyampaikan model penanggulangan bencana di Jawa Barat.

Pola penanganan bencana di Jawa Barat menjadi acuan para kepala daerah, menurut Aher, karena perangkat provinsi terpadat di Indonesia ini memiliki pengalaman luas dibanding daerah lain.

"Maklum, Jawa Barat bukan hanya luas, namun juga daerah yang terhitung sering dilanda bencana, antara lain banjir dan longsor. Hal ini membuat kesiapan jaringan penanganan bencana Jawa Barat senantiasa solid," papar Aher.