Hidayat Nur Wahid: PKS Memang Main di Dua Kaki

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid menyatakan partainya tak mempersoalkan anggapan publik yang menyebut PKS memainkan politik dua kaki. "Kalau main di dua kaki itu normal. Kalau main di satu kaki, itu namanya kami pincang," kata Hidayat sambil melirik ke arah kakinya, di kompleks parlemen Senayan, Selasa, 11 Juni 2013.

Berbeda dengan kaki yang dilirik Hidayat, dia memastikan dalam kebijakan politik, sikap partainya jelas. Hidayat menyebutkan tak ada keputusan partainya yang mendua seperti disindir politikus Demokrat sebagai politik dua kaki.

Dalam menyikapi rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak, sikap PKS, kata Hidayat, juga sangat terang. Partai dengan tegas menolak kenaikan itu karena dinilai akan menyusahkan masyarakat. "Dari awal sikap kami tak ada yang berbeda."

Mengenai pernyataan tiga menteri PKS di kabinet yang menyatakan mendukung kebijakan kenaikan BBM, Hidayat mengaku partainya tak akan mempersoalkan itu. Alasannya, sikap itu dinilai PKS bukan sikap partai, tetapi sikap menteri sebagai pembantu presiden. Hidayat berdalih, sejak awal, PKS memang memberlakukan kebijakan bahwa elite PKS yang ditunjuk menjadi menteri bukan lagi milik partai.[tempo]