Langsung ke konten utama

Dhora Dukung Penuh "Gentingisasi" Gedung Pemkab: Perkuat UMKM Lokal, Namun Spesifikasi Struktur Harus Kokoh!

 

Dhora Darojatin, M.Kes., 
Ketua Fraksi PKS  / Wakil Ketua Komisi IV DPRD 
Kab. Majalengka 

MAJALENGKA – Wacana penggunaan genting lokal untuk bangunan pemerintah yang didorong oleh DPRD Jawa Barat dan Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari DPRD Kabupaten Majalengka. Ketua Fraksi PKS sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Majalengka, Hj. Dhora Darojatin, M.Kes. (Bunda Dhora), menyatakan dukungan penuhnya terhadap kebijakan tersebut.

Dhora menilai, langkah ini merupakan bentuk keberpihakan nyata terhadap para pengrajin genting di Majalengka yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Namun, ia memberikan catatan penting terkait aspek keamanan dan teknis konstruksi.

Menurut Dhora, semangat "Gentingisasi" harus menjadi momentum bagi kebangkitan UMKM lokal. Ia sepakat bahwa penggunaan produk tanah liat asli daerah akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat.

“Kita sangat sepakat dan mendukung penuh. Ini adalah cara kita menjaga marwah Majalengka sebagai daerah penghasil genting. Dengan mewajibkan gedung pemerintah, sekolah, hingga puskesmas menggunakan genting lokal, kita sedang menggerakkan roda ekonomi rakyat secara langsung,” ujar Dhora.

Meski mendukung dari sisi ekonomi, sebagai pimpinan Komisi IV yang membidangi Pendidikan, Kesehatan dan Kemasyarakatan, Dhora mengingatkan agar aspek teknis tidak diabaikan. Ia menekankan bahwa genting tanah liat memiliki bobot yang jauh lebih berat dibandingkan material atap modern lainnya.

“Semangat menggunakan produk lokal ini harus dibarengi dengan ketegasan spesifikasi struktur penyangganya. Jangan sampai kita pakai genting lokal, tapi rangka bajanya tidak disesuaikan. Sangat berbahaya jika spesifikasi ketebalan baja ringan, jarak kuda-kuda, dan jarak reng tidak diperhitungkan dengan matang,” tegasnya.

Dhora meminta Dinas terkait untuk memastikan setiap perencanaan pembangunan gedung tidak hanya sekadar "ganti atap", tetapi juga memperkuat struktur bangunan secara keseluruhan.

“Jangan sampai niat baik kita mendukung produk lokal justru membawa risiko keamanan karena mengabaikan standar teknis. Struktur harus kokoh, jarak kuda-kuda harus presisi. Keamanan pengguna gedung adalah prioritas utama,” tambah politisi perempuan PKS ini.

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Majalengka. Selain ramah lingkungan, genting tanah liat terbukti lebih awet dan mampu meredam panas, sehingga menciptakan kenyamanan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang mengakses pelayanan publik.

Dhora berharap Pemkab Majalengka segera menyusun regulasi teknis yang jelas agar para kontraktor dan pelaksana proyek memiliki standar baku dalam penggunaan genting lokal ini.

“Kita ingin UMKM maju, pengusaha lokal berdaya, dan bangunan pemerintah kita kokoh serta mencerminkan jati diri Majalengka,” pungkasnya.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Dukung Pelestarian Budaya dan Genetik Domba, Ika Purnama Alam Hadiri Kontes Ketangkasan Domba Garut

  Majalengka -  Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) DPC Majalengka menggelar acara Kontes Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Piala DPD dan Kualifikasi Piala Presiden. Pada tahun 2023 ini, Majalengka menjadi tuan rumah putaran 8 terakhir Se-Jawa Barat (22-23/07). Hari Pertama Kegiatan Kontes Ketangkasan  Domba Garut Kontes Domba Kambing ini diselenggarakan sebagai bentuk perayaan Hari Jadi Majalengka Ke-533 dan dihadiri oleh Wakil Bupati Majalengka, Perwakilan Polres Majalengka, Kadis Budpar, Ika Purnama Alam (Aleg F-PKS / Dewan Pembina HPDKI), Camat Dawuan, Polsek Dawuan, Danramil Dawuan, DPD HPDKI Jabar, Pengurus DPC HPDKI Majalengka, serta Peternak Domba Garut Se-Jawa Barat dari pemengpek Garut, Pelabuan Ratu, Sukabumi, Banten, Majalaya, Bandung dan lainnya. Hari Kedua Pelaksanaan Kontes Ketangkasan Domba Garut Ika berharap, acara ini dapat menjadi ajang pelestarian budaya dan genetik domba garut yang menjadi identitas domba Jawa Barat, meningkatkan m...

Fraksi PKS DPRD Geram, Bupati Majalengka Tak Hadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terkait Raperda

  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022/SabaCirebon /   Fraksi   PKS   DPRD Majalengka  dibuat geram oleh  Bupati  Majalengka, Karna Sobahi. Pasalnya, dalam  rapat  paripurna yang beragendakan pandangan umum fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022 pada Senin (3/7/2023) kemarin, orang nomor satu di kota angin itu justru tak hadir. Kehadiran  Bupati  diwakili oleh Wakil  Bupati  Majalengka Tarsono D Mardiana dan Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman. Saat dikonfirmasi, anggota fraksi  PKS  yang juga sebagai orang pembaca pandangan umum fraksinya, Deni Koharuddin mengatakan, sejatinya pandangan umum fraksinya disampaikan secara normatif. Namun insiden terjadi kala dirinya menegur Ketua DPRD dan Wakil  Bupati  melihat  Bupati  tak hadir, sebelum pembacaan itu dimulai. "Panda...