Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Injury Time, 12 DPC NasDem Majalengka Membelot

MAJALENGKA - Menghadapi momentum Pemilihan Presiden (Pilpres), Partai NasDem di sejumlah daerah bergolak. di wilayah 3 Cirebon selain kota Cirebon, di Kabupaten Majalengka dukungan Nasdem di pilpres juga terbelah.  Tak tanggung-tanggung, 12 dari 26 DPC menolak keputusan partai yang mendukung Jokowi JK. Mereka mengalihkan dukungannya ke Prabowo Hatta. Pembelotan itu ditegaskan dalam deklarasi lapangan Waringin, Kecamatan Palasah. Sejumlah DPC yang ikut mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Hatta yakni DPC dari Kecamatan Palasah, Sumberjaya, Jatiwangi, Cigasong, Rajagaluh, Leuwimunding, Sindangwangi, Kadipaten, Majalengka, Dawuan, Bantarujeg Dan Lemahsugih. Mereka pun membubuhkan tanda tangan dukungan di atas spanduk Prabowo Hatta. Hal itu sebagai bentuk komitmen dan keseriusan mereka mendukung Capres Cawapres yang diusung partai Gerindra, PAN, PKS, Golkar, PPP, PBB dan Partai Demokrat tersebut. Ketua Dpc Partai Nasdem Kabupaten Majalengka Taufik Nurdin menyebutka...

Fakta-Fakta Debat Capres Terakhir

Akan saya kupas omongan dalam debat ke-5 ini :   1. JK waktu itu Pro Impor Beras, HKTI dibawah Prabowo menolak keras impor Beras. Hadeuh wis sepuh Pak JK. Lupa dia. Baca >> http://rakyatsulsel.com/prabowo-pak-jk-tegur-saya-karena-tolak-impor-beras.html   2. Soal penolakan koperasi pertanian jelas ada di sejumlah berita ketika kampanye Joko widodo di Indramayu, 17 Juni 2014. Silahkan google.Kenapa dia dalam debat malah mendukung adanya koperasi.. Bukan menolaknya seperti dalam kampanye. Takut kalah omongan??? lihat >> https://id.berita.yahoo.com/jokowi-dinilai-ciderai-cita-cita-luhur-pendiri-bangsa-132103762.html   3. Politisi PDIP mantan KABULOG Widjanarko Puspoyo,tersandung kasus korupsi impor sapi dn dipenjara 10 tahun. Baca >> http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/1842-eh-malah-tersandung-korupsi   4. Jusuf Kalla di masa pemerintahan Gus Dur pernah dipecat dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan Republik ...

Munarman: Waspadalah! Metro TV Akan Diserbu FPI Gadungan, Skenario Chaos Pilpres

JAKARTA - Menjelang hari ‘H’ pemilihan presiden 9 Juli, situasi politik semakin panas, dan berusaha dibawa ke situasi ‘chaos’. Sejak mulai penyerangan TVOne di Yogyakarta dan Jakarta orang yang menjadi pendukung PDIP dan Jokowi. Mereka tidak dapat menerima dengan berita TVOne tentang keterkaitan Jokowi dengan PKI. Kemarin di Karawang Kantor DPD PKS, juga diserang oleh orang-orang tidak dikenal. Seperti sudah diskenariokan rencana ‘chaos’ itu, ketika Jokowi kalah dalam pemilihan.  Tokoh Katolik Franz Magnis Suseno, menegaskan jika Jokowi kalah, maka kemungkinan  besar akan ‘chaos’. Ini sudah menjadi ancaman. Kalangan para pendukung Jokowi dan orang-orang yang dibelakangnya, tidak dapat menerima Jokowi kalah.   Karena, Jokowi sudah dibuat citra, Jokowi pasti menang. Tidak akan kalah. Selama berbulan-bulan survei-survei ‘palsu’ yang membodohi rakyat, Jokowi selalu diatas peringkatnya. Mengalahkan tokoh lainnya, termasuk Prabowo-Hatta. Tapi, sekarang rakya...

Kalau Bukan PKI, Kenapa Harus Sewot dan Anarkis?

Sejumlah kalangan menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan massa Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) pendukung Jokowi-JK yang melakukan pengrusakan salah satu stasiun televisi. Bahkan, capres Jokowi mendukung aksi anarkis tersebut, dengan alasan sudah tak sabar menahan amarah karena selalu menghadapi kampanye hitam yang bernuansa SARA.   “Memangnya ada yang salah kalau disebut PKI. Buktinya, anak PKI Ribka Tjiptaning kan kader PDIP dan beliau bangga mengaku dirinya anak PKI. Kalau merasa bukan PKI, kenapa harus sewot dan melakukan tindakan anarkis. Bukan hanya PKI saja, kesan publik pada PDIP kan sebagai partainya orang-orang Kristen dan Katolik (palagisme). Ini kan bukan rahasia umum lagi, semua orang tahu. Jadi, santai aja lagi, bilang aja Aku Ra Popo, kenapa harus melakukan kekerasan dan menodai bulan suci Ramadhan ini dengan cara-cara seperti itu,” ujar wartawan senior Rusmin Effendy menanggapi aksi anarkis massa pendukung Jokowi di Jakarta, Kamis 3 Juli...

WNI Malaysia Memilih Prabowo-Hatta Sebagai Pemimpin RI

Kuala Lumpur – Negeri jiran kebagian jatah pemilu hari ini, Sabtu, (5/7/14). WNI di Malaysia serentak melakukan pencoblosan di seluruh wilayah Malaysia. Kuala Lumpur telah dibagi menjadi 2 lokasi TPS yaitu di KBRI dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Antusiasme masyarakat Indonesia kali ini agak berbeda dengan pemilihan legislatif beberapa waktu lalu. Hari ini terlihat rombongan masyarakat WNI antri memenuhi TPS di 2 lokasi tersebut.   Tidak seperti sebelumnya yang TPS-nya tersebar di beberapa tempat, kali ini KBRI membuka sebanyak 22 TPS sementara SIKL membuka 23 TPS. Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno bahkan menyempatkan diri untuk hadir meninjau ke dua lokasi tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan di SIKL, diluar lokasi tersebut terlihat dukungan terhadap kedua calon begitu kental. Terutama dukungan untuk calon No 1, Prabowo-Hatta yang cukup signifikan jika pasangan dengan lambang Garuda merah tersebut mampu mendulang suara banyak ...

Bahagianya Kita Berpuasa

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.    Mengapa sahabatku mau lapar dan haus saat berpuasa? Krn kalian ingin ridho Allah kan! Krn kalian hamba Allah yg taat kan! Krn sadar sbg mahlukNya yg byk dosa dg harapan Allah mengampuni dosa dosakan! Krn kalian yaqin ada Hari Pembalasan kan! Krn rindu akan SyurgaNya & takut murka & nerakaNya kan! Krn kalian yaqin hanya dg taat bahagia kan! Krn kalian sadar di dunia bukan tempat kalian sebenarnya kan! Krn kalian ingin husnul khotimah kan! Krn kalian ingin kuburan kalian menjadi "rowdhoh mirriyaadhil jinan" taman diantara Syurga kan! Krn kalian ingin dibangkitkan di Akhirat nanti dg wajah bercahaya kan! Krn ingin mendapat perlindungan Allah pada suasana dahsyatnya Padang Mahsyar kan! Krn rindu berjumpa dg para Nabi, terutama Nabi Muhammad kan!   SubhanAllah sahabatku, inilah diantara tujuan & harapan harapan mulia yg membuat kita mau lapar haus, yg Allah balas dg ridho & SyurgaNya. ...

Pernyataan Jokowi tentang Koperasi dinilai tidak sesuai leluhur bangsa

Jakarta   - Ketua Umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) Herman YL Wutun menilai pernyataan Calon Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, soal koperasi tidak sesuai nilai leluhur Bangsa Indonesia. "Melalui pernyataannya Jokowi menunjukkan kualitasnya sebagai Capres tidak memahami dan mengetahui peran sejati dari koperasi," kata Herman di Jakarta, Jumat.   Herman menanggapi pernyataan Jokowi soal koperasi yang dianggap tidak efektif bagi petani dan nelayan saat kampanye di Indramayu, Jawa Barat Selasa (17/6).   Herman menyebutkan, mantan Wakil Presiden Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Bangsa pernah menyatakan koperasi dapat menghindari rakyat Indonesia dari kemiskinan.   Herman mengingatkan Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 mengamanatkan perekonomian negara disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.   Pasal 4 juga menerangkan perekonomian nasional diselenggarakan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan.   "I...

Mahasiswa 'Titipkan' Indonesia kepada Prabowo-Hatta

Jakarta - Seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menitipkan Indonesia kepada pasangan Prabowo-Hatta yang dinilai mampu menjaga keutuhan NKRI. "Setelah melakukan kajian mendalam, kami nilai Prabowo Subianto mampu menjaga kedaulatan NKRI," seru Fajar, koordinator Aksi Gerakan Nasional Mahasiswa Menitipkan Mandat, dalam orasinya di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). Menurut, Fajar, saat ini mahasiswa harus melakukan keberpihakan yang jelas. Kesadaran mahasisswa akan politik harus ditumbuhkan, terutama kesadaran yang berdasarkan akal sehat. Bukan malah mengabaikan hak dan kewajiban politik dengan tidak memilih atau golput.   "Karena mahasiswa adalah tulang punggung bangsa di masa depan. Menghadapi pilpres ini, mahasiswa jangan netral apalagi golput," sambungnya. Juru Bicara Gerakan Nasional Mahasiswa Menitipkan Mandat, M Rizki, menambahkan, ribuan mahasisw...

Insya Allah Hari Ini di Istiqlal Prabowo-Titiek Rujuk

Jakarta - Kabar Prabowo Subianto akan rujuk dengan mantan istrinya Siti Hediati atau Titiek Soeharto bukan sekadar isapan jempol. Keduanya akan kembali menikah hari ini di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. "Ini kemungkinan tempatnya di Istiqlal, insya Allah hari ini. Jamnya jam berapa tanya kawan-kawan RCTI," kata Jubir Tim Prabowo-Hatta, Sandiaga Uno, kepada wartawan usai diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2014).   Acara pernikahan itu kabarnya memang akan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta.   Sandiaga memohon doa agar acara rujuk Prabowo-Titiek berlangsung lancar. "Kita doakan karena ini harapan rakyat," ujarnya. Pemilik grup Saratoga ini mengatakan keinginan rujuk adalah inisiatif Prabowo dan Titiek sendiri. Dia menipis anggapan rujuknya keduanya karena alasan politis.   "Mereka sudah dewasa tentunya ini dorongan hati mereka berdua," ujarnya. (detik)

Menangkan Prabowo-Hatta, Rustriningsih Siapkan Gerakan BERSIH

Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang juga mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rustriningsih, deklarasikan gerakan BERSIH untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Rustri menjelaskan, sudah sejak dua minggu lalu sudah membentuk Gerakan BERSIH. Gerakan tersebut menurutnya merupakan tekad para simpatisan Rustri untuk mengawal Pilpres yang aman, damai dan transparan.   "Bisa juga diartikan Bersama Rustriningsih atau BERSIH," kata Rustri, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/7).   Sebelumnya, bertempat di kediamannya, perempuan berusia 47 tahun itu secara terbuka menyatakan dukungan ke Koalisi Merah Putih. "Saya mohon maaf sebelumnya kepada rekan-rekan pers karena tak banyak bicara dan menghindar. Tapi mulai hari ini rumah saya terbuka 24 jam untuk pers, termasuk sebagai basis pemenangan Prabowo-Hatta di Jawa Tengah," kata Rustri.   Alasan utamanya tidak mendukung Jokowi-JK dan sebaliknya mendukung Prabowo-...

Anis Matta Pidato Dihadapan Komunitas Kristiani

JAKARTA - Presiden PKS Anis Matta ikut mendampingi capres Prabowo Subianto hadir dalam acara perayaan kenaikan Isa Al Masih dan Pentakosta dari tim kampanye kristiani koalisi Merah Putih. Anis Matta juga naik panggung dan berpidato. "Koalisi merah putih adalah jembatan menyatukan agama yang berbeda-beda," kata Anis yang berkemeja putih dan berpeci hitam dari atas mimbar di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2014). Sesekali terdengar pekik 'hidup PKS!' menyambut pidato Anis di antara hampir 3.000 orang hadirin. Anis menyatakan Prabowo merupakan capres yang paling pantas didukung dengan satu alasan, yakni akal sehat. "Jawaban saya satu saja: akal sehat. Negara ini punya persoalan seabrek, kita perlu orang yang sarafnya cukup kuat untuk memikirkan masalah bangsa. Kita perlu capres berpundak yang kuat untuk memikul beban," ujar Anis disambut riuh penonton. Menurutnya, Prabowo merupakan capres yang bisa mewakili Islam, Kristen, dan yang paling pent...

"Senyuman Langit" | Salim A. Fillah

Inilah kota berjuluk sepotong Syam yang jatuh di Hijjaz; ialah Thaif , di tahun kesebelas kenabian. Sungguh penduduk kota ini sama sekali tak sesejuk cuaca negerinya, bahkan mereka lebih garang dari angin gurun Tihamah. Inilah Sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yang telah ditolak oleh tiga bersaudara putra ‘Amr Ats Tsaqafi, pemimpin Thaif, tetap berupaya menyampaikan risalahnya.   Maka orang-orang yang takut kedatangan Muhammad merusak niaga mereka dengan Makkah ini makin murka atas seruan Sang Rasul. Mereka berkerumun, mencerca dan meneriakinya. Dari dua barisan mereka mengejar dan melemparinya dengan batu. Tubuh Nabi itu lebam. Kakinya luka.  Darah meleleh membasahi terompahnya. Zaid ibn Haritsah yang membentengi dengan tubuhnya, entah berapa rajaman yang tertoreh di kepala dan badannya.   Sang Nabi dihinakan dan diusir. Dia terus dikejar dan disakiti hingga tiga mil kemudian sampai di kebun anggur milik putra-putra Rabi’ah. Di sinilah mereka ...

PRABOWO & TITIEK SEGERA RUJUK? Tunggu 5 Juli...

Kabar24.com, JAKARTA – Rumor tentang kedekatan kembali calon presiden (capres) nomor urut satu Prabowo Subianto dengan Titiek Soeharto berhembus kencang pada masa kampanye Pemilihan Presiden 2014. Bahkan, belakangan ini beredar kabar Prabowo dan Titiek akan rujuk. Kabar tentang rencana rujuk Prabowo dan Titiek bahkan sudah lebih detail. Rumor yang diterima Kabar24.com, Prabowo dan Titiek akan ‘menikah lagi’ pada 5 Juli ketika masa tenang Pilpres 2014. Pada saat yang hampir bersamaan, capres nomor urut 2 Joko Widodo dikabarkan akan menjalankan umrah selama 3 hari. Masih berdasarkan rumor, kabarnya peristiwa rujuk Prabowo dan Titiek akan disiarkan oleh beberapa stasiun TV yang pemiliknya memang mendukung pencalonan Prabowo sebagai capres. Titiek Soeharto yang bernama lengkap Siti Hediati Hariyadi beberapa kali terlihat hadir dalam acara yang dihadiri Prabowo termasuk saat debat capres dan cawapres. Titiek juga sempat menemani Prabowo saat melakukan ziarah ke mak...

Prabowo Minta Massa PKS Karawang tak Terprovokasi

Jakarta - Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karawang Jawa Barat, diserang puluhan orang. Penyerangan ini di saat Salat Jumat, sekitar jam 11.30 Wib.   Seorang kader PKS yang ada di kantor saat penyerangan terjadi, Samsul Fahry (30), ikut terluka. Matanya memar akibat pemukulan.   Menyikapi aksi anarkis ini, capres Prabowo Subianto, meminta para kader dan simpatisan PKS untuk tetap tenang.   "Jangan terpancing,mereka saudara kita ..semoga mereka lekas sadar pentingnya persatuan," kata Prabowo dalam akun twitter miliknya, Jumat (4/7/2014). Seperti dikutip dari pkspiyungan.org, sekitar pukul 11.30 Wib datang sejumlah orang yang diperkirakan 10 orang. Mereka mengenakan baju koko putih, celana panjang hitam. Beberapa lagi mengenakan pakaian preman, dan menumpangi lima buah motor. Tiba di kantor DPD PKS, mereka langsung melakukan pengrusakan. Barang-barang yang ada diobrak abrik. Tidak hanya itu, seorang yang ada di kantor bernala Samsul Fahry (3...

Saat Fitnah untuk Prabowo Saya Cermati | Oleh: Linda Djalil

Catatan Linda Djalil   *Penulis mantan wartawan majalah Tempo, Gatra dan penulis lepas dibeberapa majalah wanita .   " Saya juga termasuk orang yang merasa ‘takut’ untuk memilih dia saat yang lalu." Tentu ini gara-gara cerita seram “ham hem hom” . Pembunuh, kejam, penculik dan sebagainya. Lalu saya merenung. Mengapa saya, yang sempat menikmati profesi jurnalis begitu mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya? Saya pelan-pelan melacak,menelusuri, membaca banyak dokumen, termasuk pula saya menyelidiki sumber-sumber/ macam orang seperti apa yang memberikan cerita seram tentang Prabowo. Dapatkah kredibilitas mereka dipercaya? Mereka itu siapa saja,dan dulunya bagaimana? Maaf saya tidak ingin riya, tetapi dalam penelusuran saya, tak pernah sekejap pun saya berhenti doa…, saya minta kepada Sang Rabb untuk diberi jalan terang, tidak termakan cerita buram. Bila Prabowo bajingan perlihatkanlah di depan mata saya, segala buktinya. Dan segala perasaa...

Ajak Pilih Prabowo Hatta, DPC PKS Majalengka Bagi Takjil

MAJALENGKA – Sekitar 30 kader PKS Majalengka menggelar aksi bagi-bagi takjil di Perempatan Lampu Merah Pasar Mambo Majalengka, Jum'at (4/7/2014). Tidak kurang 100 bungkus takjil disebar kepada pengguna jalan dan warga. Aksi tersebut digelar dari pukul 17.00 WIB. Mereka memanfaatkan saat lampu merah di perempatan pasar mambo itu menyala. Satu persatu kader PKS menyebar takjil bagi pengguna jalan yang melintas di jalur itu. “Ini rangkaian kegiatan PKS yang kami lakukan serentak di Kabupaten Majalengka, ada juga yang besok melaksanakannya.” ujar Ketua DPC PKS Majalengka Dede Mulyana kepada pksmajalengka.org. Dari pantauan, selain membagikan takjil, ratusan kader PKS itu juga membagikan atribut Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dari mulai stiker hingga jadwal imsakiyah dan piala dunia. Sebuah tenda darurat didirikan di sisi jalan sebagai pos komando. Di sisi kanan-kiri dan bagian depan dipasangi spanduk bergambar wajah Prabowo dan tulisan “Selamat Menunaikan Ib...