Langsung ke konten utama

Nongkrong Berfaedah! Muda-Mudi Majalengka Spill Strategi Jadi Agen Perubahan Bareng Ir. H. Ateng Sutisna

 

MAJALENGKA – Suasana Buddy’s Coffee mendadak beda dari biasanya pada Ahad (3/5). Bukan sekadar tempat chill dan ngopi biasa, sore itu puluhan perwakilan Gen-Z dari berbagai pelosok Kabupaten Majalengka berkumpul dalam tajuk Meet & Greet Muda Mudi Majalengka bersama Ir. H. Ateng Sutisna, MBA., Anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil IX.

Acara yang berlangsung santai namun penuh energi ini juga dihadiri oleh sosok yang akrab di telinga anak muda, Kang Abid Ubaidillah (Sekretaris DPD PKS Majalengka sekaligus Anggota Komisi II DPRD Majalengka).

Dalam sesi sharing tersebut, H. Ateng Sutisna memberikan suntikan semangat agar anak muda Majalengka tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan zaman. Beliau menekankan pentingnya wadah positif sebagai inkubator kreativitas.

"Masa muda jangan dilewatkan dengan berdiam diri. Yang malas tidak akan maju. Bangunlah komunitas, mulai dari lingkung seni, klub bola, hingga menjadi penggerak di desa masing-masing. Aktif di organisasi itu kunci," pesan H. Ateng dengan lugas.

Tak hanya soal kreativitas, beliau juga menitipkan pesan mendalam agar generasi muda menjadi penerus perjuangan orang tua dalam menebar kebaikan (dakwah) demi kemaslahatan ummat di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Kang Muhammad Fikriyananda, Ketua Bidang Kepemudaan DPD PKS Majalengka, menegaskan bahwa posisi anak muda adalah sebagai agent of change. Menurutnya, peradaban yang maju hanya bisa diraih jika pemudanya mau bergerak.

"Harapannya, kita bisa melangkah bersama lewat kegiatan yang berdampak. Ke depan, program kita akan fokus pada tiga pilar: Fun, Creative, dan Collaborative. Kita punya kesempatan besar untuk bersinergi dengan anggota legislatif, baik di tingkat pusat (DPR-RI), Provinsi, maupun Kabupaten, untuk menyerap program-program yang ada," jelas Kang Fikri.

Pertemuan ini dipastikan bukan sekadar kumpul-kumpul sesaat. Sebagai bukti keseriusan, sesi terakhir ditutup dengan diskusi intens bersama coach mentor muda-mudi untuk merancang program berkelanjutan.

Langkah awal di Buddy’s Coffee ini diharapkan menjadi pematik api semangat bagi seluruh pemuda di Majalengka untuk berkolaborasi menciptakan perubahan nyata yang berdampak luas bagi daerah.

 

 

 

Komentar

Posting Komentar