Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Fenomena Penyakit Berbahaya yang Menghinggapi Kader Dakwah

Ketua Kaderisasi DPP Musyafa Ahmad Rahim memberikan wejangan kepada semua kader dakwah untuk berhati-hati agar tidak terjangkit sebuah penyakit yang sekarang ini menjadi fenomena dan menyerang kader dakwah. Penyakit ini bisa menghambat jalannya dakwah meskipun sudah direncanakan dengan sangat matang. Penyakit ini adalah Penyakit Qu'ud. Hal ini disampaikan Oleh Musyafa Ahmad Rahim saat di undang oleh Ikadi dalam kegiatan Mabit yang dilaksanakan di Semarang 3-4 Januari lalu. Musyafa mengungkapkan Penyakit Qu'ud adalah Penyakit yang menghinggapi aktifis dakwah dimana ia mulai berhenti sejenak, melambat-lambat, menunda-nunda, bermalas-malas atau justru tidak berangkat dengan berbagai alasan dalam mengikuti agenda-agenda dakwah. "Penyakit Qu'ud ini akan menghancurkan dan menggagalkan target-target dakwah apabila berhasil menjangkit para aktifisnya, meskipun agenda dan target-target tersebut sudah tersusun secara matang." Ungkap Musyafa. Penyakit Qu'ud ini tidak b...

Kisah Ibrahim...| By @ludwinardi

PKSMajalengka - Kisah Ibrahim adalah sebuah petunjuk... Petunjuk bagaimana kita seharusnya mencari jalan menuju Robb-nya demi bersemayam dalam diri akan hidayah-Nya... Renungilah proses bagaimana Ia mencari Tuhannya... Kisah Ibrahim adalah sebuah panduan... Panduan kita dalam rangka melawan thogut-thogut dan sesembahan dunia yang meracuni... Perhatikanlah bagaimana Ia menghancurkan berhala-berhala sesembahan umatnya pada masa itu... Kisah Ibrahim adalah contoh... Contoh bagaimana sebuah perlawanan yang haq akan selalu berhadapan langsung dengan para pendukung kebatilan... Lihatlah dengan banyaknya para penentang atas ajaran yang Ia syiarkan... Kisah Ibrahim adalah anutan... Anutan tentang eksistensi pendukung kebatilan yang terkadang lahir dari lingkungan terdekat... Ingatlah bahwa penentang pertama ajaran yang Ia bawa adalah bapaknya sendiri... Kisah Ibrahim adalah ikhtibar... Ikhtibar tentang pertolongan Allah yang pasti akan datang terhadap para pendukung dan pembela agama-Nya......

PKS Serukan Sholat Ghoib Atas Tragedi Mina

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Aljufri menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah jama’ah haji dalam perjalanan melontar jumroh di Mina pada Kamis (24/9) pagi. “ Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Sangat berduka ats musibah di Mina. Smoga Allah Swt melindungi jamaah. |http://t.co/QnNjhaRIfb” tulisnya dalam akun twitter pribadinya, @salimsegaf Lebih lanjut Habib Salim mengimbau kepada seluruh kader PKS agar melaksanakan sholat ghoib sebagai tanda belasungkawa kepada syuhada tragedi Mina.        “Sbg tanda bela sungkawa kpd Syuhada #TragediMina, mari kita Shalat Ghaib besok pd waktu shalat Jum’at. @Sur_Hidayat  http://t.co/e6b81EssiM  ” tutupnya.

PKS Majalengka Sebar 154 Hewan Qurban

Foto : @aguskhan_ PKSMajalengka – Berqurban merupakan kebahagiaan masih bisa berbagi kepada keluarga dan tetangga, Itulah yang dirasakan Andi Krisnandika (33) salah seorang kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kelurahan Cicurug Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka. Ia berqurban satu ekor Kambing atas nama dirinya dan keluarga nya di Tempat Potong Hewan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Majalengka JalanSiliwangi No. 72 Jatipamor Majalengka pada Kamis (24/9/2015). “Alhamdulillah setiap tahun Allah berikan saya dan keluarga untuk berqurban.” Ujarnya singkat Ketua DPD PKS Majalengka, Asep Aminudin mengapresiasi para kader yang berqurban dan menyampaikan rasa terimakasih itu bukti khidmat kader PKS untuk masyarakat. “Terimakasih para kader PKS yang berqurban tahun ini semoga bernilai pahala di sisi Allah SWT, di lain itu, ini bukti khidmat kader untuk masyarakat, dengan ini semoga keberadaan PKS dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Ujarnya. Ketua Pelaksana Teba...

Pendidikan Keluarga Tiang Kekokohan Generasi Sebuah Pelajaran dari Hari Pengurbanan

Khutbah Idul Adha 1436 H Pendidikan Keluarga Tiang Kekokohan Generasi Sebuah Pelajaran dari Hari Pengurbanan Oleh: Dr. Salim Segaf Al Jufri KHUTBAH PERTAMA Ma’asyiral Muslimin wal Muslimat Rahimakumullah Marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang telah menganugerahkan kepada kita kekokohan keimanan dan keislaman sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat bersama-sama menjalankan shalat Idul Adha. Pagi ini kita bersama-sama mengagungkan asma-Nya dan menegakkan syariat-Nya yang mulia. Kekokohan keimanan dan keislaman adalah hidayah yang tak ternilai besarnya. Dengan hidayah itu kita dapat terhindar dari jurang kemusyrikan, kezaliman dan kebodohan yang merupakan godaan terbesar bagi manusia dari zaman ke zaman. Salawat serta salam semoga dilimpahkan kepada pemimpin dan teladan kita, Nabi Muhammad SAW yang telah menghabiskan seluruh umurnya untuk mengemban risalah Ilahiyah sehingga agama Allah ini tersebar ke seluruh penjuru dunia. Salawat dan salam sem...

Keutamaan Ibadah Qurban

Qurban DPD PKS Majalengka 1436 H. Foto: Agus Khan Berkurban adalah ibadah kepada Allah dengan menyembelih seekor kambing atau sepertujuh onta atau sapi pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan tiga hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Hukumnya sunnah mu'akkadah menurut jumhur ulama. Ibadah kurban bukan kewajiban sekali seumur hidup, tetapi sunnah yang dianjurkan setiap tahun jika dirinya mampu, bahkan Rasulullah saw ketika di Madinah beliau selalu berkurban setiap tahunnya. Dalam sebuah hadits disebutkan: عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَال : ضحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا - متفق عليه Dari Anas ra berkata: “Nabi saw berkurban dengan dua kambing yang mulus dan bertanduk yang disembelihnya dengan tangannya sendiri ambil mengucapkan takbir, beliau meletakkan kakinya di leher kambingnya. ( Muttafaq Alaihi )  Berikut keutamaan Qurban ya...

Ke Tanah Suci, Fahri Pimpin Tim Pengawas Penyelenggaraan Haji

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Sabtu (19/9) lalu bertolak ke Arab Saudi untuk melakukan pengawasan pelaksanaan ibadah Haji. Fahri Hamzah yang menjadi Ketua Tim Pengawas mengatakan, pengawasan haji adalah kegiatan rutin sebagaimana telah diatur dalam undang-undang. "Kuota kita 210 ribu jamaah sebelum diturunkan. Tapi sekarang diturunkan 40 ribu karena ada renovasi. Tapi kemarin Raja Salman janji untuk naikkan sekitar 10 ribu," kata Fahri di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu (19/9/2015), kutip  Sindonews . Sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbanyak, pihak Indonesia sangat berkepentingan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah haji. Selaku Pemimpin Pengawasan Ibadah Haji tahun 2015, Fahri berjanji akan menyampaikan seluruh temuan tim kepada publik di Indonesia sekembali ke tanah air. "Insya Allah pulang Haji, kita adakan konpers terkait temuan," kata Fahri. Fahri juga menyampaikan tentang pengawasan Haji di akun twitternya: Temans, ijin mala...