Langsung ke konten utama

Warga Mengaku Terpaksa Terima BLSM


JAKARTA -- Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz ikut dalam pembagian langsung Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Jakarta Selatan. Ini adalah pembagian perdana BLSM untuk warga kurang mampu sebagai kompensasi pengurangan subsidi harga BBM.
BLSM yang dibagikan sebesar Rp 300 ribu tiap kepala keluarga. Jumlah itu merupakan gabungan dua bulan BLSM untuk masyarakat. Di Kantor Pos Jakarta Selatan BLSM dibagikan pada sekitar tiga ribu warga. Hari ini, kantor Pos Jakarta Selatan baru membagi BLSM untuk beberapa wilayah seperti Lebak Bulus, Pondok Labu, Cilandak Barat, Gandaria Selatan, dan Cipete Selatan.
Djan Faridz mengatakan, penyaluran BLSM melalui kantor pos sangat tepat. Karena mudah dijangkau oleh masyarakat. Selain itu, pelayanan dan pendataannya juga cepat dan mudah. Dengan bantuan ini, tambah dia, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga BBM. 
"Saya harap BLSM ini bisa membantu masyarakat untuk tetap menjaga daya belinya karena pengurangan subsidi BBM," kata dia, Sabtu (22/6).
Namun, masyarakat tetap mengeluhkan kondisi usai  kenaikan harga BBM. Menurut salah satu warga Pondok Labu, Nisan, pemberian BLSM yang hanya sementara hanya menunda kesulitan masyarakat. Sebab, dampak kenaikan BBM tidak sementara.
"Kalau kami lebih pilih BBM tidak naik dibanding naik tapi dapat BLSM," kata dia pada Republika.
Karena kenaikan harga BBM sudah berdampak langsung pada harga kebutuhan pokok lain. Harga cabai yang semula dapat dibeli dengan Rp 3000, saat ini sudah Rp 5000. Tapi, Nisan mengaku pasrah dengan kenaikan harga BBM dan terpaksa menerima BLSM untuk menutup biaya kebutuhan sehari-hari keluarganya.(HrS)
Reporter : Agus Raharjo
Redaktur : Mansyur Faqi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suarakan Kegalauan Tenaga Paruh Waktu, Anggota DPRD Majalengka Cegat Bupati Usai Paripurna

  Sampaikan Jeritan Tenaga Paruh Waktu, Bunda Dhora  Minta Bupati Majalengka Beri Kepastian MAJALENGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka, Dhora Darojatin, M.Kes., secara langsung menyampaikan aspirasi dan kerisauan para tenaga kerja paruh waktu kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman. Momen krusial ini terjadi sesaat setelah penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (20/5). Langkah proaktif ini diambil Dhora setelah dirinya melakukan agenda silaturahmi dan menyerap aspirasi dari Pengurus IBI Ranting Talaga dan Ranting Bantarujeg. Dalam pertemuan tersebut, para tenaga kesehatan mengeluhkan beban psikologis dan ketidakpastian yang mereka hadapi akibat sistem perpanjangan kontrak yang harus dilakukan setiap tahun. Sebagai informasi, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tercatat ada sekitar 168 bidan yang berstatus sebagai tenaga kerja paruh waktu. "Kemarin saya bersilaturahmi dengan Pengurus IBI Ranting Talaga ...

Rakerda PKS Majalengka 2025: Sinergi Anak Muda, Kepedulian Disabilitas, dan 8 Program Unggulan "Solid, Bergerak, Melayani"

  (Suasana Serba Orange di Rakerda PKS Majalengka tahun 2025) MAJALENGKA – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Majalengka sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Bertempat di Aula DPD PKS Majalengka, kegiatan ini mengusung tema besar "Solid, Bergerak, Melayani" . Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya: Ust. H. Hari Suswono (Sekretaris MPW PKS Jawa Barat) Ir. H. Ateng Sutisna (Anggota DPR-RI) dr. H. Encep Sugiana (Anggota DPRD Jawa Barat) Kang Deden Hardian Narayanto (Kang Dehan) (Ketua DPD PKS Majalengka & Wakil Ketua 1 DPRD Majalengka) Seluruh Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS. Struktur DPD (Kabid & Sekbid) serta Ketua DPC dari 26 kecamatan se-Majalengka. (Penampilan Angklung oleh Anak Istimewa SLB) Salah satu momen paling menyentuh dalam Rakerda kali ini adalah kehadiran anak-anak istimewa dari SLB Negeri dan SLB Swasta di Majalengka. Sebagai bentuk nyata kepedulian PKS...

Perkuat Ketahanan Pangan, BPPN PKS Jawa Barat Gelar TFT Duta Tani di Majalengka

  MAJALENGKA – Bertempat di Saung Panganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) PKS Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bertajuk Training for Trainer (TFT) Duta Tani, Sabtu (9/5). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh peserta dari delapan kabupaten/kota, meliputi Duta Tani DPD PKS dari Majalengka, Sumedang, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta, hingga Karawang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, Anggota DPR-RI Komisi XII Ir. H. Ateng Sutisna, Ketua BPPN PKS Jawa Barat Budiwanto, Ketua DPD PKS Majalengka sekaligus Wakil Ketua I DPRD Majalengka Deden Hardian Narayanto, Sekretaris DPD PKS Majalengka Abid Ubaidillah, serta Kabid BPPN PKS Majalengka Muhammad Rifa’i. Dalam arahannya, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan , menekankan pentingnya tiga pilar ketahanan dalam menghadapi kondisi global yang tidak menentu. "Kita harus...